Simpang Empat (ANTARA) - BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi menyelenggarakan Layanan Keliling ke nagari Limau Purut, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat yang memfokuskan bantuan peserta mengubah data serta alih segmen.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, Haris Prayudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen BPJS Kesehatan dalam memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta JKN.

“BPJS Keliling hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama mereka yang tinggal jauh dari pusat kota atau kantor cabang. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada peserta JKN yang kesulitan dalam mengurus administrasi, memperbarui data, atau sekadar mendapatkan informasi terkait program JKN,” kata Haris, Rabu.

Haris mengatakanpelayanan yang diberikan dalam kegiatan ini cukup beragam, mulai dari pendaftaran peserta baru, alih segmen kepesertaan, cek tunggakan iuran, perubahan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), hingga pembaruan data pribadi seperti nomor handphone dan identitas diri.

Petugas yang hadir juga memberikan edukasi mengenai hak dan kewajiban peserta JKN serta pentingnya menjaga keaktifan kepesertaan JKN.

“Setiap kali BPJS Keliling hadir di nagari atau desa, respons masyarakat selalu positif. Mereka merasa lebih dekat dengan layanan dan tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi ke kantor kami. Kami juga menjadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk mendengar langsung masukan maupun keluhan masyarakat,” kata Haris.

Antusiasme warga Nagari Limau Purut terlihat jelas saat BPJS Keliling tengah beroperasi. Sejumlah peserta datang membawa berbagai kebutuhan administrasi mereka. 

Salah satunya adalah Sutarjo (46), salah seorang warga yang datang untuk memperbaiki data tahun lahirnya karena tidak sesuai dengan KTP.

“Awalnya saya sempat bingung, karena data tahun lahir saya berbeda dengan yang ada di kartu JKN. Takutnya nanti bermasalah saat berobat. Syukurlah ada layanan BPJS Keliling di nagari ini, jadi saya bisa langsung memperbaiki data tanpa perlu ke kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat. Prosesnya juga cepat, petugasnya ramah menjelaskan,” ujar Sutarjo.

Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama yang tinggal di pedesaan. Ia berharap layanan jemput bola semacam ini bisa dilaksanakan secara rutin agar warga tidak kesulitan ketika membutuhkan pelayanan.

Peserta lain, Slamet (60), juga merasakan manfaat dari kehadiran BPJS Keliling. Ia datang untuk mengurus perubahan status kepesertaannya, dari sebelumnya peserta penerima bantuan iuran (PBI) menjadi peserta mandiri Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

“Karena kondisi saya sekarang sudah tidak lagi tercatat sebagai penerima bantuan, saya memutuskan untuk beralih ke peserta mandiri. Saya kira prosesnya rumit, tapi ternyata lewat BPJS Keliling ini cukup mudah dan jelas. Petugas membantu menjelaskan prosedur serta besaran iuran yang harus saya bayarkan setiap bulan,” kata Slamet.


Pewarta : Alfatah
Editor : Jefri Doni
Copyright © ANTARA 2026