Lubukbasung (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan pembinaan mental berupa mengadakan pondok pesantren dan belajar mengaji bagi warga binaan di Masjid Attaubah milik lembaga itu, Kamis.
Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Budi Suharto di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan pondok pesantren dan belajar mengaji diikuti seluruh warga binaan pemasyarakatan.
"Mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan rutin tersebut," katanya.
Ia mengatakan materi pembelajaran difokuskan pada pembacaan Al Quran yang baik dan benar, serta pemahaman dasar ilmu tajwid.
Kegiatan ini untuk pembinaan mental spiritual, peningkatan akhlak dan bekal pengetahuan agama bagi warga binaan.
Setelah itu meningkatkan kemampuan membaca Al Quran dengan benar, menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral keagamaan.
"Ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan persiapan reintegrasi sosial," katanya.
Ia menambahkan Lapas Lubuk Basung juga mengadakan pelatihan keterampilan las, kerajinan tangan dan lainnya untuk warga binaan pemasyarakatan.
Lalu keterampilan berkebun sayur-sayuran, jagung, budidaya ikan dan lainnya di lahan milik Lapas tersebut.
Pelatihan tersebut untuk membekali mereka, sehingga setelah menjalankan masa tahanan bisa membuka usaha.
"Ini bekal yang kita berikan kepada warga binaan pemasyarakatan, sehingga mereka bisa berkebun dan membuka usaha sendiri," katanya.