Presiden Ukraina Zelenskyy masuk dalam daftar buronan Rusia
Minggu, 5 Mei 2024 10:59 WIB
Arsip - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (ANTARA/Anadolu)
Moskow (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Rusia pada Sabtu memasukkan nama Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam daftar orang yang dicari berdasarkan sebuah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) nasional.
Setelah 800 hari perang Rusia-Ukraina berlangsung, sebuah edaran tentang penangkapan Zelenskyy muncul dalam daftar buronan Rusia dengan peringatan “dicari berdasarkan pasal KUHP” meski pasalnya tidak disebutkan.
Kementerian itu juga mengeluarkan edaran bagi pendahulu Zelenskyy, Petro Poroshenko, yang masuk dalam daftar orang yang dicari berdasarkan pasal tertentu dalam KUHP Rusia.
Zelenskyy telah menduduki jabatan Presiden Ukraina sejak 2019, sedangkan Poroshenko memimpin negara itu pada 2014-2019.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Ukraina Zelenskyy masuk dalam daftar buronan Rusia
Setelah 800 hari perang Rusia-Ukraina berlangsung, sebuah edaran tentang penangkapan Zelenskyy muncul dalam daftar buronan Rusia dengan peringatan “dicari berdasarkan pasal KUHP” meski pasalnya tidak disebutkan.
Kementerian itu juga mengeluarkan edaran bagi pendahulu Zelenskyy, Petro Poroshenko, yang masuk dalam daftar orang yang dicari berdasarkan pasal tertentu dalam KUHP Rusia.
Zelenskyy telah menduduki jabatan Presiden Ukraina sejak 2019, sedangkan Poroshenko memimpin negara itu pada 2014-2019.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Presiden Ukraina Zelenskyy masuk dalam daftar buronan Rusia
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kualifikasi Piala Dunia 2026 : Prancis tekuk Azerbaijan, Ukraina atasi Islandia
17 November 2025 6:47 WIB
Prancis buka Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Ukraina
06 September 2025 4:47 WIB
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Di Indonesia-Afrika CEO Forum, Wapres Gibran umumkan kebijakan bebas visa untuk Afsel
22 November 2025 4:42 WIB