Lubukbasung (ANTARA) - Kepolisian Resor Agam, Sumatera Barat memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-4 atau empat hari menjelang Idul Fitri 1445 Hijriyah, karena sudah memasuki hari libur bekerja, sehingga perantau pulang kampung.
Kapolres Agam AKBP Muhammad Agus Hidayat melalui Kasat Lantas Polres Agam Iptu Pifzen Finot di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan puncak arus mudik diprediksi pada Sabtu (6/4) dan arus balik diprediksi pada Minggu (14/4).
"Hari terakhir bekerja pegawai pada Jumat (5/4) dan bakal masuk kerja Senin (15/4), sehingga puncak mudik pada Sabtu (6/4) dan puncak balik Minggu (14/4)," katanya.
Ia mengatakan Polres Agam membangun empat pos pelayanan, lima pos pengamanan dan mengerahkan ratusan personel pada Operasi Ketupat pada 2024.
Pos pelayanan itu berada di Simpang Gudang Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung, Pasar Maninjau Kecamatan Tanjung Raya, Kelok 32 Kecamatan Matur dan Simpang Matur, Kecamatan Matur.
Sedangkan pos pengamanan di Pantai Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, Pasar Lama Kecamatan Lubuk Basung, Muko-muko Kecamatan Tanjung Raya, Linggai Kecamatan Tanjung Raya dan Puncak Lawang Kecamatan Matur.
"Pos pengamanan itu didirikan di lokasi keramaian dan objek wisata," katanya.
Ia mengakui Polres Agam fokus mengamankan Kelok 44 dan Simpang Panta selama arus mudik dan balik, karena Kelok 44 merupakan rawan macet, rawan bencana alam berupa pohon tumbang dan tanah longsor.
Sedangkan di Simpang Panta Kecamatan Matur merupakan lokasi diberlakukannya sistem satu arah bagi kendaraan menuju Kota Bukittinggi.
"Pemberlakuan satu arah dimulai 7-9 April 2024, pengguna jalan dari Lubuk Basung menuju Kota Bukittinggi melewati Panta via Ngarai. Setelah itu pemberlakuan satu arah pada 11-12 April 2024, pengguna jalan dari Matur ke Bukittinggi melewati Simpang Panta, Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto dan Padang Lua," katanya.