Padang Panjang (ANTARA) - Ringankan biaya kebutuhan saat ramadan dan idul fitri 1444 hijriyah, pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperdakop UKM) gelar bazar pasar murah di pelataran gedung M. Syafe'i, Selasa.
Kepala Disperdakop UKM Javie Eka Putra, mengatakan bazar murah produk sembako dilaksanakan guna menstabilkan harga sembako pada bulan Ramadan ini. Bazar sembako murah itu digelar di mulai Selasa hingga Kamis (13/4).
"Tingkat kebutuhan masyarakat saat ramadan hingga lebaran biasannya meningkat dari hari-hari biasa, ditambah lagi dengan naiknya harga kebutuhan pokok hingga lebaran mendatang, semoga dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat kurang mampu," kata dia.
Sekaligus mewakili Walikota, Javie berharap bazar sembako murah benar-benar dapat membantu beban masyarakat,
meningkatnya permintaan namun masyarakat kurang mampu tetap dapat kebutuhan pokoknya dengan harga yang terjangkau.
"Harapan dengan bazar sembako murah ini, semoga tepat sasaran bagi masyarakat Padang Panjang yang kurang mampu," harap Javie.
Kabid Perdagangan dan Perindustrian Disperdakop UKM, Friyetni, S.E menyebutkan bazar sembako murah yang dijual diantaranya minyak goreng, gula pasir, telur, tepung dan lainnya.
"Harga jualnya di bawah harga pasar untuk minyak goreng isi 2 liter dijual Rp34.000, gula pasir Rp14.000/kg, beras Anak Daro Rp14.500/kg, beras SPHP Rp9.950/kg dan khusus untuk masyarakat kurang mampu diberi kupon subsidi harga Rp5.000/lembar kupon," jelasnya.
Bazar sembako murah ini melibatkan dukungan dari berbagai pihak seperti perbankan, gerakan koperasi yang ada di Padang Panjang, dunia usaha, anggota DPRD Sumbar, Mesra dan lain-lain
Bazar sembako murah ini digelar dalam tiga metode, diantaranya pasar murah, subsidi belanja dengan 2100 kupon dan paket sembako bagi keluarga kurang mampu. (*)