Target bajak gratis Tanah Datar meningkat, kini 4.300 hektare sawah
Selasa, 14 Maret 2023 14:50 WIB
Layanan bajak sawah gratis di Kabupaten Tanah Datar. (ANTARA/HO)
Batusangkar, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat menargetkan kinerja program unggulan di sektor pertanian khususnya layanan bajak gratis pada periode 2023 mencapai 4.300 hektare.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Tanah Datar Wel Embra, di Batusangkar Selasa, mengatakan target seluas 4.300 hektare tersebut meningkat 100 hektare dibandingkan pada tahun 2022 dengan target 4200 hektare.
"Alhamdulillah pada pelaksanaan layanan bajak gratis tahun lalu dengan target 4200 hektare terealisasi 4.204,75 hektare atau sekitar 100,11 persen," katanya.
Ia mengatakan, pada pelaksanaan layanan bajak gratis tahun ini, Dinas Pertanian Tanah Datar melalui Manager Alsintan di setiap kecamatan telah mulai melaksanakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati itu.
Namun, dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Pertanian setempat telah melakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Diantaranya dengan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Tanah Datar Nomor 54 tahun 2022, dimana Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tidak menjadi syarat wajib bagi petani penerima.
"Kalau sebelumnya salah satu syarat petani penerima bantuan layanan bajak gratis selain terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian atau Simluhtan, juga harus terdaftar di DTKS, sekarang tidak lagi, cukup terdaftar di Simluhtan saja," kata dia.
Selain itu katanya, dalam meningkatkan pelayanan ke masyarakat pihaknya juga melakukan perbaikan pada aplikasi layanan bajak gratis.
Aplikasi tersebut disempurnakan sebagai media komunikasi dan publikasi pada masyarakat banyak, dan dicantumkan regulasi, syarat, mekanisme, saran, bahkan kontak persen Manager Alsintan di Kecamatan.
Ia menyebut, dengan mekanisme atau mengacu pada Perbup nomor 54 tahun 2022 tersebut, target layanan bajak sawah gratis diharapkan bisa terlaksana dengan cepat.
"Berdasarkan data yang ada di aplikasi layanan bajak gratis, sejak dimulai pada akhir Februari lalu hingga Selasa pagi tadi, jumlah sawah yang telah dibajak gratis sekitar 27,58 hektare atau sudah 0,66 persen. Petugas kita di lapangan juga terus bekerja, dan datanya update terus," kata dia.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Tanah Datar Wel Embra, di Batusangkar Selasa, mengatakan target seluas 4.300 hektare tersebut meningkat 100 hektare dibandingkan pada tahun 2022 dengan target 4200 hektare.
"Alhamdulillah pada pelaksanaan layanan bajak gratis tahun lalu dengan target 4200 hektare terealisasi 4.204,75 hektare atau sekitar 100,11 persen," katanya.
Ia mengatakan, pada pelaksanaan layanan bajak gratis tahun ini, Dinas Pertanian Tanah Datar melalui Manager Alsintan di setiap kecamatan telah mulai melaksanakan program unggulan Bupati dan Wakil Bupati itu.
Namun, dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Pertanian setempat telah melakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Diantaranya dengan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Tanah Datar Nomor 54 tahun 2022, dimana Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tidak menjadi syarat wajib bagi petani penerima.
"Kalau sebelumnya salah satu syarat petani penerima bantuan layanan bajak gratis selain terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian atau Simluhtan, juga harus terdaftar di DTKS, sekarang tidak lagi, cukup terdaftar di Simluhtan saja," kata dia.
Selain itu katanya, dalam meningkatkan pelayanan ke masyarakat pihaknya juga melakukan perbaikan pada aplikasi layanan bajak gratis.
Aplikasi tersebut disempurnakan sebagai media komunikasi dan publikasi pada masyarakat banyak, dan dicantumkan regulasi, syarat, mekanisme, saran, bahkan kontak persen Manager Alsintan di Kecamatan.
Ia menyebut, dengan mekanisme atau mengacu pada Perbup nomor 54 tahun 2022 tersebut, target layanan bajak sawah gratis diharapkan bisa terlaksana dengan cepat.
"Berdasarkan data yang ada di aplikasi layanan bajak gratis, sejak dimulai pada akhir Februari lalu hingga Selasa pagi tadi, jumlah sawah yang telah dibajak gratis sekitar 27,58 hektare atau sudah 0,66 persen. Petugas kita di lapangan juga terus bekerja, dan datanya update terus," kata dia.
Pewarta : Etri Saputra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wawako Solok hadiri Ground Breaking rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana
31 January 2026 17:49 WIB
Pastikan Pasokan Air Sawah Kembali Normal, Wako Solok Tinjau Irigasi Banda Panjang
30 January 2026 17:06 WIB
Sawah masih menyusut, Menteri Nusron akan terapkan kebijakan darurat perlindungan lahan pertanian
29 January 2026 11:35 WIB
250 hektare sawah Padang Pariaman terdampak bencana dapatkan bantuan Oplah 2026
27 January 2026 17:21 WIB
Pemprov Sumbar siapkan Rp2 miliar perbaiki irigasi untuk aliri 5.500 ha sawah
19 January 2026 18:24 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB