PT Semen Padang implementasikan ISO 50001:2018 Manajemen Energi
Sabtu, 3 Desember 2022 7:12 WIB
Foto kick off & management meeting implementasi SNI ISO 50001:2018 (Antara/HO-Semen Padang)
Padang (ANTARA) - Sehubungan dengan kondisi pasar semen nasional yang kelebihan pasokan membuat persaingan industri semen semakin ketat. Karena, kapasitas produksi semen seluruh pabrik yang ada di Indonesia jauh di atas permintaan pasar.
Untuk memperkuat daya saing perusahaan, PT Semen Padang dituntut untuk melakukan efisiensi biaya produksi semen. Salah satunya, melakukan efisiensi terhadap biaya energi yang merupakan komponen utama dari biaya produksi semen.
Direktur Operasi PT Semen Padang Indrieffouny Indra mengatakan efisiensi terhadap biaya energi itu telah dimulai sejak lama melalui PLTA Rasak Bungo, PLTA Kuranji, pemanfaatan WHRPG. Kemudian yang terbaru melalui pemasangan Solar Cell dan PLTA Pico Hydro.
"Meski begitu, banyak hal yang perlu dan terus diefisiensikan. Untuk itu, perlu dukungan dari seluruh karyawan dalam menghadapi ketatnya persaingan industri semen," katanya saat sosialisasi implementasi ISO 50001:2018 Manajemen Energi, Jumat .
Indrieffouny menyebut bahwa implementasi ISO 50001:2018 Manajemen Energi itu bekerja sama dengan konsultan PT EnerCoss dan telah dimulai melalui berbagai kegiatan. Salah satunya, Awareness Training yang diadakan di Diklat PT Semen Padang akhir November kemarin.
"Awareness training ini diikuti oleh lebih kurang 50 karyawan PT Semen Padang. Dan ini dilakukan, karena pengelolaan dan pemanfaatan energi secara efisien harus ditanamkan pada diri seluruh insan perusahaan PT Semen Padang," ujar Indrieffouny.
Acara Awareness Training ini dimulai dengan laporan kegiatan oleh staff diklat dan dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Departemen Rendal Produksi PT Semen Padang, Juke Ismara, yang sekaligus membuka kegiatan Awareness Training.
Setalah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil Gap Assement oleh konsultan ahli PT EnerCoss. Salah satunya, menginformasikan adanya peluang efisiensi energi di PT Semen Padang. Bahkan, dimulai dari yang biayanya nol rupiah.
Untuk memperkuat daya saing perusahaan, PT Semen Padang dituntut untuk melakukan efisiensi biaya produksi semen. Salah satunya, melakukan efisiensi terhadap biaya energi yang merupakan komponen utama dari biaya produksi semen.
Direktur Operasi PT Semen Padang Indrieffouny Indra mengatakan efisiensi terhadap biaya energi itu telah dimulai sejak lama melalui PLTA Rasak Bungo, PLTA Kuranji, pemanfaatan WHRPG. Kemudian yang terbaru melalui pemasangan Solar Cell dan PLTA Pico Hydro.
"Meski begitu, banyak hal yang perlu dan terus diefisiensikan. Untuk itu, perlu dukungan dari seluruh karyawan dalam menghadapi ketatnya persaingan industri semen," katanya saat sosialisasi implementasi ISO 50001:2018 Manajemen Energi, Jumat .
Indrieffouny menyebut bahwa implementasi ISO 50001:2018 Manajemen Energi itu bekerja sama dengan konsultan PT EnerCoss dan telah dimulai melalui berbagai kegiatan. Salah satunya, Awareness Training yang diadakan di Diklat PT Semen Padang akhir November kemarin.
"Awareness training ini diikuti oleh lebih kurang 50 karyawan PT Semen Padang. Dan ini dilakukan, karena pengelolaan dan pemanfaatan energi secara efisien harus ditanamkan pada diri seluruh insan perusahaan PT Semen Padang," ujar Indrieffouny.
Acara Awareness Training ini dimulai dengan laporan kegiatan oleh staff diklat dan dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Departemen Rendal Produksi PT Semen Padang, Juke Ismara, yang sekaligus membuka kegiatan Awareness Training.
Setalah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil Gap Assement oleh konsultan ahli PT EnerCoss. Salah satunya, menginformasikan adanya peluang efisiensi energi di PT Semen Padang. Bahkan, dimulai dari yang biayanya nol rupiah.
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB