Fans Belgia mengamuk di Brussel setelah dipermalukan Maroko
Senin, 28 November 2022 6:36 WIB
Sejumlah polisi berjaga-jaga di salah satu lokasi "nonton bareng" pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar antara Belgia kontra Maroko di Brussel, Minggu (27/11/2022). Sekelompok fans mengamuk dan menyerang polisi setelah Belgia kalah 2-0 dalam pertandingan itu. (AFP/KENZO TRIBOUILLARD)
Jakarta, (ANTARA) - Polisi menggunakan meriam air dan gas air mata setelah mendapat serangan dari sekelompok fans sepak bola yang anarkis di pusat kota Brussel, Minggu, menyusul kekalahan mengejutkan Belgia oleh Maroko dengan skor 0-2 di Piala Dunia 2022 Qatar.
Puluhan fans itu memecahkan jendela toko, melemparkan kembang api, dan membakar sejumlah kendaraan.
Bahkan sebelum akhir pertandingan itu, "puluhan orang, termasuk beberapa diantaranya mengenakan hoodies, memancing konfrontasi dengan polisi serta membahayakan keselamatan publik," kata polisi Brussel dalam sebuah pernyataan.
Seorang juru bicara mengatakan beberapa fans itu menggunakan tongkat untuk memukul dan seorang jurnalis "terluka di wajahnya oleh kembang api".
Sekitar seratus petugas polisi telah dikerahkan, sementara penduduk diperingatkan untuk menghindari daerah-daerah tertentu di pusat kota. Stasiun metro ditutup dan jalan-jalan diblokir untuk membatasi penyebaran kekerasan.
"Saya mengutuk keras insiden sore ini. Polisi telah turun tangan dengan tegas. Oleh karena itu, saya menyarankan agar para fans tidak datang ke pusat kota. Polisi melakukan semua yang mereka bisa demi menjaga ketertiban umum," cuit Wali Kota Brussel, Philippe Close.
"Saya telah memerintahkan polisi untuk menangkap para pembuat onar." (*)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dipermalukan Maroko 2-0, fans Belgia mengamuk di Brussel
Puluhan fans itu memecahkan jendela toko, melemparkan kembang api, dan membakar sejumlah kendaraan.
Bahkan sebelum akhir pertandingan itu, "puluhan orang, termasuk beberapa diantaranya mengenakan hoodies, memancing konfrontasi dengan polisi serta membahayakan keselamatan publik," kata polisi Brussel dalam sebuah pernyataan.
Seorang juru bicara mengatakan beberapa fans itu menggunakan tongkat untuk memukul dan seorang jurnalis "terluka di wajahnya oleh kembang api".
Sekitar seratus petugas polisi telah dikerahkan, sementara penduduk diperingatkan untuk menghindari daerah-daerah tertentu di pusat kota. Stasiun metro ditutup dan jalan-jalan diblokir untuk membatasi penyebaran kekerasan.
"Saya mengutuk keras insiden sore ini. Polisi telah turun tangan dengan tegas. Oleh karena itu, saya menyarankan agar para fans tidak datang ke pusat kota. Polisi melakukan semua yang mereka bisa demi menjaga ketertiban umum," cuit Wali Kota Brussel, Philippe Close.
"Saya telah memerintahkan polisi untuk menangkap para pembuat onar." (*)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dipermalukan Maroko 2-0, fans Belgia mengamuk di Brussel
Pewarta : Junaydi Suswanto
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menuju Kota Gastronomi, Wako Fadly Amran : Subsektor kuliner jadi lokomotif kreatif Padang
09 February 2026 17:27 WIB
Gubernur Sumbar dan pelatih legendaris Suhatman Imam hadiri kick off "Bola Gembira" Piala Dunia
01 February 2026 11:22 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Klasemen BRI Super League pekan ke-21 Jumat (13/2/2026), Malut pepet Persija, Semen Padang tetap ke-16
13 February 2026 21:24 WIB
Malut United jamu Persijap Jumat (13/2/2026) dan pengaruhnya ke posisi Semen Padang FC
13 February 2026 17:36 WIB