Rupiah Rabu pagi terus menguat seiring harapan perlambatan kenaikan suku bunga Fed
Rabu, 9 November 2022 10:27 WIB
Petugas menunjukkan uang pecahan Rp100.000 dan 100 dolar AS di jasa penukaran uang asing Dolar Indo, Melawai, Jakarta, Rabu (28/9/2022). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.
Jakarta, (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi, masih terus menguat seiring harapan perlambatan kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat The Fed.
Rupiah pagi ini menguat 38 poin atau 0,24 persen ke posisi Rp15.660 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.698 per dolar AS.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Rabu, mengatakan dolar AS terlihat melemah terhadap nilai tukar lainnya sejak akhir pekan lalu.
"Pasar melihat ada harapan bahwa The Fed akan mulai memperlambat laju kenaikan suku bunga acuannya sehingga pelaku pasar mulai mengantisipasi hal tersebut dengan masuk ke aset berisiko dan mendorong pelemahan dolar AS. Rupiah pun ikut menguat dengan sentimen ini," ujar Ariston.
Di sisi lain, lanjut Ariston, kalau melihat pergerakan rupiah relatif tidak besar dan masih berada di dekat level Rp15.700 per dolar AS.
"Ini mengindikasikan tekanan terhadap rupiah masih tinggi. Rupiah masih berpeluang melemah," kata Ariston.
Menurut Ariston, pelaku pasar masih mencermati data-data ekonomi AS ke depan untuk memproyeksikan kebijakan moneter bank sentral AS seperti data inflasi dan data tenaga kerja.
"Dengan masih tingginya inflasi AS yang jadi pertimbangan utama The Fed dalam mengambil kebijakan, pasar masih mewaspadai kebijakan suku bunga tinggi AS," ujar Ariston.
Ariston memperkirakan hari ini rupiah berpotensi menguat ke arah Rp15.650 per dolar AS dengan potensi pelemahan Rp15.720 per dolar AS.
Pada Selasa (8/11) lalu, rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp15.698 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.708 per dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah terus menguat seiring harapan perlambatan kenaikan bunga Fed
Rupiah pagi ini menguat 38 poin atau 0,24 persen ke posisi Rp15.660 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.698 per dolar AS.
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Rabu, mengatakan dolar AS terlihat melemah terhadap nilai tukar lainnya sejak akhir pekan lalu.
"Pasar melihat ada harapan bahwa The Fed akan mulai memperlambat laju kenaikan suku bunga acuannya sehingga pelaku pasar mulai mengantisipasi hal tersebut dengan masuk ke aset berisiko dan mendorong pelemahan dolar AS. Rupiah pun ikut menguat dengan sentimen ini," ujar Ariston.
Di sisi lain, lanjut Ariston, kalau melihat pergerakan rupiah relatif tidak besar dan masih berada di dekat level Rp15.700 per dolar AS.
"Ini mengindikasikan tekanan terhadap rupiah masih tinggi. Rupiah masih berpeluang melemah," kata Ariston.
Menurut Ariston, pelaku pasar masih mencermati data-data ekonomi AS ke depan untuk memproyeksikan kebijakan moneter bank sentral AS seperti data inflasi dan data tenaga kerja.
"Dengan masih tingginya inflasi AS yang jadi pertimbangan utama The Fed dalam mengambil kebijakan, pasar masih mewaspadai kebijakan suku bunga tinggi AS," ujar Ariston.
Ariston memperkirakan hari ini rupiah berpotensi menguat ke arah Rp15.650 per dolar AS dengan potensi pelemahan Rp15.720 per dolar AS.
Pada Selasa (8/11) lalu, rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp15.698 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.708 per dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah terus menguat seiring harapan perlambatan kenaikan bunga Fed
Pewarta : Citro Atmoko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB