Bukittinggi (ANTARA) - Mantan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias meminta agar pemimpin tidak perlu berbohong terkait pembangunan yang telah dilakukan di daerah setempat.

"Saya juga meminta jangan dibohong-bohongi masyarakat Bukittinggi, berjanjilah sesuai kemampuan agar masyarakat cerdas, kalau warga cerdas maka komunikasi akan lebih baik berjalan," katanya saat HUT Partai Demokrat di Bukittinggi, Minggu.

Ia mengatakan kader Demokrat bisa menjawab, rumah sakit dibangun, sekolah-sekolah dibangun, Taman Jam Gadang diperbaiki di Bukittinggi oleh orang Demokrat.

"Saya tidak bohong kan, tidak perlu berbohong, itu dosa besar, tidak perlu banyak janji," kata dia.

Ia meminta kepada pemimpin untuk tidak membohongi masyarakat dan cukup berjanji sesuai kemampuan.

"Saya juga meminta jangan dibohongi masyarakat Bukittinggi, berjanji sesuai kemampuan agar masyarakat cerdas, kalau warga cerdas maka komunikasi akan lebih baik berjalan," katanya.

Dirinya juga menyoroti permasalahan ekonomi salah seorang warga di Birugo yang sedang hangat dibicarakan di Kota Bukittinggi.

"Masyarakat Birugo hadir tidak , itu saya baca di media sosial, apa benar kejadiannya seperti itu, apa memang masih ada masyarakat Bukittinggi yang punya baju hanya tiga lembar, tidak benar? hanya masyarakat Birugo yang tahu itu," kata dia.

Ia meminta pemimpin tidak membohongi masyarakat dan mengingatkan akan pertanggungjawaban nanti.

"Maka buktikanlah, tidak perlu apa, yg diperlukan bagaimana yang terbaik bagi masyarakat kita, menjadi pemimpin itu dipertanggungjawabkan dunia akhirat, percayalah bapak ibu, pemimpin yang ditanya dulu, kalau banyak berbohong, dosa kita banyak, benar tidak?, makanya yang jelas-jelas saja, tidak perlu lakukan hal yang tidak baik," kata dia.

Ramlan juga menegaskan dirinya saat ini belum memikirkan untuk maju Pilkada Bukittinggi 2024 dan hanya fokus ke Partai Demokrat.

"Saya belum terfikirkan untuk maju pilkada 2024, tugas saya saat ini bagaimana membesarkan partai demokrat, mengajak masyarakat bersama-sama dengan partai," tegasnya.

Ramlan Nurmatias merupakan Wali Kota Bukittinggi periode 2016-2021 yang digantikan oleh Wali Kota saat ini, Erman Safar bersama pasangannya Marfendi sebagai Wakil Wali Kota.

Sebelumnya, tokoh masyarakat Birugo membantah adanya warga mereka yang tidak makan dan hanya memiliki tiga lembar baju.

Tokoh masyarakat yang terdiri dari perwakilan Tokoh Adat Ninik Mamak, Pengurus mesjid, LPM, RT dan Pemuda setempat memastikan warga mereka selalu mendapatkan bantuan baik dari mesjid atau kelurahan.

"Jadi tidak benar informasi dan berita yang tersiar mengatakan adanya warga kami hanya memiliki baju tiga helai, yang benar adalah baju tiga helai seragam sekolah milik anak warga kami yang masih sekolah, bukan baju ibunya," kata Ketua LPM Kelurahan Birugo, Taufik.