IHSG Jumat pagi terkoreksi jelang rilis data neraca perdagangan Juni
Jumat, 15 Juli 2022 10:33 WIB
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta, (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi terkoreksi jelang rilis data neraca perdagangan Juni oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
IHSG dibuka melemah 3,54 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.686,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,58 poin atau 0,06 persen ke posisi 948.
"Fokus investor tertuju pada rilis neraca perdagangan pada hari ini. Konsensus memperkirakan bahwa neraca dagang Indonesia masih bisa surplus sekitar 1,45-4,3 miliar dolar AS untuk bulan Juni," tulis Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Surplus neraca perdagangan yang berlanjut diharapkan masih dapat menguatkan fundamental untuk pergerakan IHSG. Jelang akhir pekan ini, IHSG berpeluang menguat terbatas di kisaran 6.629-6.714.
Bursa ekuitas AS pada Kamis (14/7) ditutup variatif dengan kecenderungan melemah, setelah rilis laporan keuangan bank-bank berkapitalisasi besar atau big cap dimulai dengan hasil yang di bawah estimasi.
Saham JPMorgan Chase turun 3,5 persen setelah mengatakan bahwa laba kuartal II 2022 turun, merespon adanya cadangan untuk kredit macet sebesar 428 juta dolar AS dan menangguhkan program pembelian kembali (buyback) saham. Laporan keuangan dari bank-bank besar berlanjut pada sesi Jumat, seperti rilis dari Wells Fargo dan Citigroup.
Fokus pelaku pasar tertuju pada kekhawatiran kenaikan inflasi Juni dan membuka pintu bagi kenaikan suku bunga The Federal Reserve yang agresif akhir bulan ini, memacu spekulasi kenaikan suku bunga sebanyak 100 basis poin.
Sementara itu, laporan indeks harga produsen Juni mencapai level 11,3 persen (yoy) dibandingkan Mei 10,8 persen (yoy) seiring kenaikan harga energi.
Dari Eropa, Indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup terkoreksi dan bursa regional utama juga melemah. Investor masih bereaksi terhadap data inflasi AS yang di atas estimasi.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 106,23 poin atau 0,4 persen ke 26.749,62, indeks Hang Seng turun 172,76 poin atau 0,83 persen ke 20.578,45, dan indeks Straits Times meningkat 12,25 poin atau 0,4 persen ke 3.102,88.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG terkoreksi jelang rilis data neraca perdagangan Juni
IHSG dibuka melemah 3,54 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.686,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,58 poin atau 0,06 persen ke posisi 948.
"Fokus investor tertuju pada rilis neraca perdagangan pada hari ini. Konsensus memperkirakan bahwa neraca dagang Indonesia masih bisa surplus sekitar 1,45-4,3 miliar dolar AS untuk bulan Juni," tulis Tim Riset Lotus Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Surplus neraca perdagangan yang berlanjut diharapkan masih dapat menguatkan fundamental untuk pergerakan IHSG. Jelang akhir pekan ini, IHSG berpeluang menguat terbatas di kisaran 6.629-6.714.
Bursa ekuitas AS pada Kamis (14/7) ditutup variatif dengan kecenderungan melemah, setelah rilis laporan keuangan bank-bank berkapitalisasi besar atau big cap dimulai dengan hasil yang di bawah estimasi.
Saham JPMorgan Chase turun 3,5 persen setelah mengatakan bahwa laba kuartal II 2022 turun, merespon adanya cadangan untuk kredit macet sebesar 428 juta dolar AS dan menangguhkan program pembelian kembali (buyback) saham. Laporan keuangan dari bank-bank besar berlanjut pada sesi Jumat, seperti rilis dari Wells Fargo dan Citigroup.
Fokus pelaku pasar tertuju pada kekhawatiran kenaikan inflasi Juni dan membuka pintu bagi kenaikan suku bunga The Federal Reserve yang agresif akhir bulan ini, memacu spekulasi kenaikan suku bunga sebanyak 100 basis poin.
Sementara itu, laporan indeks harga produsen Juni mencapai level 11,3 persen (yoy) dibandingkan Mei 10,8 persen (yoy) seiring kenaikan harga energi.
Dari Eropa, Indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup terkoreksi dan bursa regional utama juga melemah. Investor masih bereaksi terhadap data inflasi AS yang di atas estimasi.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 106,23 poin atau 0,4 persen ke 26.749,62, indeks Hang Seng turun 172,76 poin atau 0,83 persen ke 20.578,45, dan indeks Straits Times meningkat 12,25 poin atau 0,4 persen ke 3.102,88.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG terkoreksi jelang rilis data neraca perdagangan Juni
Pewarta : Citro Atmoko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB
Minggu (08/02/2026) hari ini, Harga emas UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr
08 February 2026 9:00 WIB