Koperasi diharapkan sejalan dengan program pemerintah
Jumat, 8 April 2022 16:35 WIB
Bupati Tanah Datar, Eka Putra di saat ber audiensi bersama pengurus Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu. (Antarasumbar/Etri Saputra)
Batusangkar (ANTARA) - Bupati Tanah Datar, Sumatera Barat, Eka Putra mengharapkan keberadaan koperasi di daerah itu sejalan dengan program pemerintah dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat.
"Saya mensuppor terus keberadaan koperasi di Tanah Datar, karena operasi dinilai mampu memberikan dampak baik dan kemudahan bagi masyarakat dan anggotanya," kata dia saat beraudiensi bersama pengurus Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu di Batusangkar Jum'at.
Ia menekankan para pengurus koperasi harus mengedepankan etos kerja sabar dan ikhlas, karena dalam bekerja biasanya tidak mengedepankan atau tidak mempunyai gaji.
Keberadaan koperasi juga bisa dikatakan dan sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan rentenir di Kabupaten Tanah Datar atau dikenal dengan program "Makan Rendang".
"Saya berharap tentu Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu bisa mendukung atau setidaknya sejalan dengan program "makan rendang" di Tanah Datar yang memiliki program pembiayaan selisih biaya hanya 3 persen per tahun," katanya.
Bupati juga berharap kepada pengurus Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu tetap bekerja kompak dan selalu ikhlas serta menyampaikan program kegiatannya dengan jelas dan transparan kepada masyarakat agar jangan terjadi permasalahan di kemudian hari.
"Karena koperasi ini baru berdiri di Tanah Datar, kekompakan dan keikhlasan bekerja terus dijaga dan dipupuk, karena tujuan koperasi juga untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Tanah Datar juga," katanya.
Ketua Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu Retri Usda mengatakan koperasi itu di Kabupaten Tanah Datar berdiri semenjak 2020 dan sudah memiliki dasar hukum.
Adapun program Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu menjalankan Go Warung, Go Digital dan Go Eksport dengan bekerjasama dan dibantu Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI).
Go Warung itu sendiri merupakan program INKOWAPI sebagai upaya pembinaan dan perkuatan kepada masyarakat yang mempunyai usaha warung dengan bekerjasama Sahabat Usaha Rakyat (Sahara).
Untuk penerima bantuan harus memenuhi syarat yaitu, warung dikelola harus perempuan usia maksimal 55 tahun, usaha berdiri minimal tiga tahun, dapat dilalui kendaraan roda empat, alamat KTP sesuai domisili, menjual kebutuhan sehari-hari, lokasi warung bebas banjir dan beberapa syarat lainnya.
"Saya mensuppor terus keberadaan koperasi di Tanah Datar, karena operasi dinilai mampu memberikan dampak baik dan kemudahan bagi masyarakat dan anggotanya," kata dia saat beraudiensi bersama pengurus Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu di Batusangkar Jum'at.
Ia menekankan para pengurus koperasi harus mengedepankan etos kerja sabar dan ikhlas, karena dalam bekerja biasanya tidak mengedepankan atau tidak mempunyai gaji.
Keberadaan koperasi juga bisa dikatakan dan sejalan dengan program pemerintah dalam pemberantasan rentenir di Kabupaten Tanah Datar atau dikenal dengan program "Makan Rendang".
"Saya berharap tentu Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu bisa mendukung atau setidaknya sejalan dengan program "makan rendang" di Tanah Datar yang memiliki program pembiayaan selisih biaya hanya 3 persen per tahun," katanya.
Bupati juga berharap kepada pengurus Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu tetap bekerja kompak dan selalu ikhlas serta menyampaikan program kegiatannya dengan jelas dan transparan kepada masyarakat agar jangan terjadi permasalahan di kemudian hari.
"Karena koperasi ini baru berdiri di Tanah Datar, kekompakan dan keikhlasan bekerja terus dijaga dan dipupuk, karena tujuan koperasi juga untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Tanah Datar juga," katanya.
Ketua Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu Retri Usda mengatakan koperasi itu di Kabupaten Tanah Datar berdiri semenjak 2020 dan sudah memiliki dasar hukum.
Adapun program Koperasi Konsumen Karya Puti Bungsu menjalankan Go Warung, Go Digital dan Go Eksport dengan bekerjasama dan dibantu Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI).
Go Warung itu sendiri merupakan program INKOWAPI sebagai upaya pembinaan dan perkuatan kepada masyarakat yang mempunyai usaha warung dengan bekerjasama Sahabat Usaha Rakyat (Sahara).
Untuk penerima bantuan harus memenuhi syarat yaitu, warung dikelola harus perempuan usia maksimal 55 tahun, usaha berdiri minimal tiga tahun, dapat dilalui kendaraan roda empat, alamat KTP sesuai domisili, menjual kebutuhan sehari-hari, lokasi warung bebas banjir dan beberapa syarat lainnya.
Pewarta : Etri Saputra
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diduga ada bekas cekikan, polisi selidiki kasus penemuan mayat dalam karung di Tanah Datar
19 February 2025 14:43 WIB, 2025
Begini hasil pantauan hulu sungai di Tanah Datar pasca diguyur hujan lebat
09 January 2025 12:15 WIB, 2025
Pemkab Tanah Datar berikan penghargaan kearsipan untuk perangkat daerah dengan kinerja baik
20 December 2024 17:11 WIB, 2024
KPU Tanah Datar lakukan pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara Pilkada 2024
04 December 2024 15:09 WIB, 2024
Ragam kegiatan meriahkan Festival Pesona Minangkabau 2024, ada pagelaran budaya dari Jambi dan Palembang
02 December 2024 13:14 WIB, 2024
Satu nagari satu event jadi ruang berekspresi pelaku Ekraf di Tanah Datar
22 November 2024 10:42 WIB, 2024
Pemkab Tanah Datar ajak masyarakat kibarkan bendera merah putih dan heningkan cipta di hari pahlawan
08 November 2024 17:57 WIB, 2024
Pemkab Tanah Datar optimasi lahan pertanian terdampak bencana banjir bandang
04 November 2024 13:51 WIB, 2024
KORPRI Tanah Datar utus tiga kafilah pada MTQ KORPRI ke VII di Palangkaraya
29 October 2024 9:10 WIB, 2024