Kurs rupiah menguat seiring pasar masih pantau sentimen global
Selasa, 5 April 2022 10:04 WIB
Ilustrasi - Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/pri.
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi menguat seiring pelaku pasar yang masih terus memantau perkembangan sentimen global.
Rupiah bergerak menguat 17 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp14.338 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.355 per dolar AS.
"Belum akan terlalu banyak sentimen yang akan menggerakkan pasar setelah publikasi inflasi pekan lalu, dan ketenagakerjaan di AS," kata analis Bank Mandiri Rully Arya saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,66 persen pada Maret 2022 atau adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,24 pada Februari menjadi 108,95.
Dengan terjadinya inflasi pada Maret, maka inflasi tahun kalender Maret 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 1,2 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) Maret 2022 terhadap Maret 2021 sebesar 2,64 persen.
Sementara itu, laporan ketenagakerjaan bulanan AS menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih kuat. Kementerian Ketenagakerjaan AS melaporkan laju perekrutan dengan non-farm payroll mencapai 431.000 pekerjaan sepanjang Maret 2022
Hal itu dinilai mendorong potensi The Federal Reserve untuk mempertahankan sikap hawkish yang lebih agresif dalam kebijakan moneternya.
Pasar berekspektasi The Fed akan menaikkan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan bank sentral Mei mendatang.
"Pasar masih akan melihat perkembangan sentimen global, terutama dampak dari perang Rusia dan Ukraina, serta perkembangan imbal hasil US treasury," ujar Rully.
Secara teknikal, Rully memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.340 per dolar AS hingga Rp14.373 per dolar AS.
Pada Senin (4/4) lalu, rupiah ditutup menguat 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp14.355 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.370 per dolar AS.
Rupiah bergerak menguat 17 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp14.338 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.355 per dolar AS.
"Belum akan terlalu banyak sentimen yang akan menggerakkan pasar setelah publikasi inflasi pekan lalu, dan ketenagakerjaan di AS," kata analis Bank Mandiri Rully Arya saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,66 persen pada Maret 2022 atau adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 108,24 pada Februari menjadi 108,95.
Dengan terjadinya inflasi pada Maret, maka inflasi tahun kalender Maret 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 1,2 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) Maret 2022 terhadap Maret 2021 sebesar 2,64 persen.
Sementara itu, laporan ketenagakerjaan bulanan AS menunjukkan pasar tenaga kerja yang masih kuat. Kementerian Ketenagakerjaan AS melaporkan laju perekrutan dengan non-farm payroll mencapai 431.000 pekerjaan sepanjang Maret 2022
Hal itu dinilai mendorong potensi The Federal Reserve untuk mempertahankan sikap hawkish yang lebih agresif dalam kebijakan moneternya.
Pasar berekspektasi The Fed akan menaikkan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan bank sentral Mei mendatang.
"Pasar masih akan melihat perkembangan sentimen global, terutama dampak dari perang Rusia dan Ukraina, serta perkembangan imbal hasil US treasury," ujar Rully.
Secara teknikal, Rully memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.340 per dolar AS hingga Rp14.373 per dolar AS.
Pada Senin (4/4) lalu, rupiah ditutup menguat 15 poin atau 0,1 persen ke posisi Rp14.355 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.370 per dolar AS.
Pewarta : Citro Atmoko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bank Indonesia jajaki peluang pembelian obligasi melalui rekening rupiah-yen
25 August 2025 14:08 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB
Minggu (08/02/2026) hari ini, Harga emas UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr
08 February 2026 9:00 WIB