Jakarta (ANTARA) - Menteri BUMN Erick Thohir akan meluncurkan 5G Mining, teknologi baru di sektor pertambangan yang merupakan kolaborasi antara Freeport dengan Telkom Group pada Mei tahun ini.

"5G Mining kita akan luncurkan sebagai negara pertama di Asia Tenggara pada tahun ini di bulan Mei," ujar Erick Thohir saat menyampaikan pidato kunci di Universitas Sumatera Utara Medan sebagaimana dipantau secara daring dari Jakarta, Minggu.

Menurut Menteri BUMN, alasan kenapa diluncurkannya 5G Mining karena memang dalam pertambangan atau mining di bagian dalam sulit bagi manusia untuk bekerja tanpa bantuan alat.

Dengan demikian pada akhirnya yang bekerja di tambang-tambang dalam itu adalah autonomous vehicle dan robotik di mana para pekerja mengendalikan robot dari jarak jauh untuk melakukan penambangan di tambang dalam.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan PT Freeport bekerja sama dengan Telkom Group akan menghadirkan teknologi 5G Mining.

Erick Thohir sangat berharap Presiden RI Joko Widodo dapat hadir di Freeport untuk meresmikan 5G Mining, mengingat hal ini merupakan yang pertama di Asia Tenggara.

Fungsi 5G selain untuk menjaga keamanan operasional, karena yang dilakukan adalah kategori tambang dalam sehingga penting sekali proteksi bagi tenaga kerja di dalamnya.

Hal menarik lainnya, menurut Erick, 5G Mining juga akan meningkatkan konektivitas integrasi dengan penerapan hyper connect network.

Rencananya di sana ada kecanggihan autonomous car atau autonomous truck. Persiapan ini Kementerian BUMN maksimalkan antara Freeport dan Telkom.

Pewarta : Aji Cakti
Editor : Mario Sofia Nasution
Copyright © ANTARA 2024