Jakarta, (Antara) - Mengonsumsi buah potong dinilai lebih baik daripada meminum jus buah, demikian disampaikan Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi yang juga Pengurus Persatuan Dokter Gizi Klinik Indonesia dr Tirta Prawita Sari. "Menurut riset terbaru, kandungan fruktosa dalam jus buah merupakan pencetus masalah kesehatan. Buah yang dijus akan menimbulkan fruktosa yang buruk bagi hati," ujar Tirta Prawita Sari di Jakarta, Selasa. Tirta mengatakan, pada dasarnya vitamin dalam buah sangat sehat bila langsung dikonsumsi, namun proses pembuatan jus dapat menghilangkan kadar kadar vitamin yang terkandung dalam buah tersebut. Misalnya, lanjut Tirta, gizi yang terkandung dalam buah alpukat sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, namun fungsinya menjadi berbeda ketika alpukat tersebut dijus dan ditambahkan susu kental manis dan gula. "Jika di dalam jus tersebut ditambahkan susu kental manis atau gula yang berlebihan, maka vitamin yang baik dalam buah akan rusak, karena kadar gula dalam susu kental yang sangat tinggi," kata Tirta. Menurut Tirta, penelitian terbaru menemukan bahwa minum jus lebih dari satu gelas sehari bisa jadi sumber masalah bagi kesehatan. "Jadi, jika seorang ingin makan melon, ya makan buahnya saja. Jangan mengonsumsi jus terlalu banyak. Fruktosa merupakan musuh terbesar bagi kesehatan saat ini," kata Tirta. (*/jno)


Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026