Lubukbasung, (ANTARA) - Dua warga Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyerahkan satwa langka dan dilingungi jenis burung hantu (Ketupa ketupu) dan simpai (Presbytis melalophos) ke Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) setempat, Selasa.
Kepala Resor KSDA Agam, Ade Putra di Lubukbasung, Selasa, mengatakan burung hantu merupakan penyerahan Deni (39), warga Simpang Ampek Tangah, Nagari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung pada Senin (15/11).
Sementara simpai penyerahan Novera Ismadi (50) warga Perumahan Kampuang Pinang Jorong Pasar Durian, Nagari Kampuang Pinang, Kecamatan Lubukbasung, Selasa.
"Deni langsung menyerahkan burung hantu ke kantor Resor KSDA Agam. Sementara Novera melaporkan ke kita dan langsung dijemput ke rumahnya," katanya.
Ia mengatakan, burung hantu itu didapat di kandang ayam miliknya pada Minggu (14/11) malam.
Keesokan harinya, burung hantu tersebut langsung diantar ke kantor Resor KSDA Agam di Lubukbasung.
Burung hantu memiliki nama latin Ketupa Ketupu dan juga nama Inggris Buffy Fish-owl merupakan jenis burung yang tidak jarang terdapat di hutan dataran rendah sampai ketinggian 1.100 meter.
Ukuran tubuhnya sekira 45 centimeter dan umumnya aktif pada malam hari, tetapi sebagian aktif pada siang hari di tempat teduh.
"Pada malam hari lebih menyukai daerah terbuka. Burung hantu merupakan pemangsan tikus dan ular, bahkan petani di Kecamatan Tanjungraya sengaja memelihara burung hantu tersebut untuk membasmi hama tikus," katanya.
Sementara simpai, tambahnya, didapat Novera saat di kebunnya dan langsung dibawa pulang.
Mengetahui satwa itu dilindungi Undang-undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya langsung memberitahukan ke petugas Resor KSDA Agam.
"Kami memberikan apresiasi kepada warga yang telah menyerahkan satwa langka dan dilindungi itu," katanya.
Ia menambahkan, kedua satwa itu diobservasi di Kantor Reaor KSDA Agam untuk satu minggu kedepan.
Apabila kondisi sehat, maka akan dilepas liar ke habitatnya, agar bisa berkembang biak.
"Burung hantu dengan usia tiga tahun berkelamin jantang dan simpai berusia lima tahun berkelamin jantan," katanya. (*)
Warga Lubukbasung Agam serahkan dua satwa langka-dilindungi
Selasa, 16 November 2021 13:46 WIB
Novera Ismadi sedang menyerahkan simpai ke Kepala Resor KSDA Agam, Selasa (16/11). (ANTARA/Yusrizal)
Pewarta : Yusrizal
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam kerahkan dua alat berat bersihkan material longsor timbun jalan
12 February 2026 12:01 WIB