Wall Street ditutup menguat tipis
Selasa, 9 November 2021 7:06 WIB
Pialang sedang bekerja di lantai Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. ANTARA/Reuters/pri.
New York (ANTARA) - Saham-saham Wall Street menetap sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memangkas kenaikan awal setelah pengesahan rancangan undang-undang (RUU) soal belanja infrastruktur AS, karena penurunan saham Tesla membebani indeks acuan.
Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 104,27 poin atau 0,29 persen, menjadi ditutup di 36.432,22 poin. Indeks S&P 500 bertambah 4,17 poin atau 0,09 persen, menjadi menetap di 4.701,70 poin. Indeks Komposit Nasdaq menguat 10,77 poin atau 0,07 persen, menjadi berakhir di 15.982,36 poin.
Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor material terdongkrak 1,23 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan, sektor utilitas merosot 1,45 persen, menjadikannya kelompok dengan kinerja terburuk.
Namun, S&P 500 dan Nasdaq memperpanjang rekor penutupan tertinggi sepanjang masa menjadi delapan sesi berturut-turut. Indeks saham unggulan Dow mencatat rekor penutupan tertinggi kedua berturut-turut.
"Ini telah menjadi ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya," kata Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Asset Management di Chicago.
"Kenapa indeks naik? Karena orang-orang membeli," tambah Nolte. "Kenapa mereka membeli? Karena indeks naik."
Tesla Inc adalah bobot terberat di S&P 500. Sahamnya anjlok 4,9 persen setelah jajak pendapat Twitter CEO Elon Musk tentang apakah ia harus menjual sekitar 10 persen kepemilikan sahamnya di perusahaan pembuat mobil listrik yang ia dirikan. Jajak pendapat mengumpulkan lebih dari 3,5 juta suara, dengan 57,9 persen memilih "Ya".
Saham-saham siklikal dan chip yang sensitif secara ekonomi memimpin kenaikan, dengan indeks Philadelphia SE Semiconductor juga mencapai rekor penutupan tertinggi.
Sektor industri dan material mendapat dorongan setelah Kongres AS meloloskan RUU belanja infrastruktur senilai satu triliun dolar AS dari Presiden Joe Biden pada Sabtu (6/11/2021).
"Selama akhir pekan kami mendapat triliunan dolar lagi yang dilemparkan ke ekonomi yang sudah berjalan panas," kata Nolte. "Jadi investor melihat itu sebagai hal yang sangat baik untuk pasar ekuitas."
Caterpillar Inc, Cleveland-Cliffs Inc, Freeport McMoRan, dan U.S. Steel Corp termasuk di antara saham perusahaan-perusahaan yang bergerak naik menuju kenaikan yang kuat, antara 2,7 persen dan 6,5 persen.
Anggota parlemen sekarang beralih ke RUU pengeluaran sosial Biden, dengan Dewan Perwakilan Rakyat AS diperkirakan akan memberikan suara minggu depan, menurut penasihat ekonomi Gedung Putih, Brian Deese.
Musim laporan keuangan kuartal ketiga telah mencapai batas akhir, dengan 445 perusahaan di S&P 500 telah melaporkannya pada Jumat (5/11/2021). Dari jumlah tersebut, 81 persen telah melampaui ekspektasi analis, menurut Refinitiv.
Saham-saham terkait uang kripto dan blockchain, termasuk Coinbase Global, Riot Blockchain, Marathon Digital Holdings dan MicroStrategy Inc melonjak antara 5,0 persen dan 18 persen, karena ether mencapai tertinggi baru dan bitcoin mendekati rekor tertinggi.
Saham pembuat kosmetik Coty Inc melonjak 15,1 persen setelah perusahaan menaikkan perkiraan penjualan organik tahunan.
Nextdoor Holdings Inc melonjak 17,0 persen dalam debutnya yang fluktuatif setelah platform jaringan lingkungan itu dipublikasikan dalam kesepakatan dengan Khosla Ventures Acquisition Co II, sebuah perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC).
Investor juga sedang menunggu data inflasi utama AS minggu ini, dengan indeks harga produsen akan diriis pada Selasa waktu setempat dan indeks harga konsumen pada Rabu (10/11/2021).
Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 104,27 poin atau 0,29 persen, menjadi ditutup di 36.432,22 poin. Indeks S&P 500 bertambah 4,17 poin atau 0,09 persen, menjadi menetap di 4.701,70 poin. Indeks Komposit Nasdaq menguat 10,77 poin atau 0,07 persen, menjadi berakhir di 15.982,36 poin.
Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan sektor material terdongkrak 1,23 persen, memimpin kenaikan. Sedangkan, sektor utilitas merosot 1,45 persen, menjadikannya kelompok dengan kinerja terburuk.
Namun, S&P 500 dan Nasdaq memperpanjang rekor penutupan tertinggi sepanjang masa menjadi delapan sesi berturut-turut. Indeks saham unggulan Dow mencatat rekor penutupan tertinggi kedua berturut-turut.
"Ini telah menjadi ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya," kata Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Asset Management di Chicago.
"Kenapa indeks naik? Karena orang-orang membeli," tambah Nolte. "Kenapa mereka membeli? Karena indeks naik."
Tesla Inc adalah bobot terberat di S&P 500. Sahamnya anjlok 4,9 persen setelah jajak pendapat Twitter CEO Elon Musk tentang apakah ia harus menjual sekitar 10 persen kepemilikan sahamnya di perusahaan pembuat mobil listrik yang ia dirikan. Jajak pendapat mengumpulkan lebih dari 3,5 juta suara, dengan 57,9 persen memilih "Ya".
Saham-saham siklikal dan chip yang sensitif secara ekonomi memimpin kenaikan, dengan indeks Philadelphia SE Semiconductor juga mencapai rekor penutupan tertinggi.
Sektor industri dan material mendapat dorongan setelah Kongres AS meloloskan RUU belanja infrastruktur senilai satu triliun dolar AS dari Presiden Joe Biden pada Sabtu (6/11/2021).
"Selama akhir pekan kami mendapat triliunan dolar lagi yang dilemparkan ke ekonomi yang sudah berjalan panas," kata Nolte. "Jadi investor melihat itu sebagai hal yang sangat baik untuk pasar ekuitas."
Caterpillar Inc, Cleveland-Cliffs Inc, Freeport McMoRan, dan U.S. Steel Corp termasuk di antara saham perusahaan-perusahaan yang bergerak naik menuju kenaikan yang kuat, antara 2,7 persen dan 6,5 persen.
Anggota parlemen sekarang beralih ke RUU pengeluaran sosial Biden, dengan Dewan Perwakilan Rakyat AS diperkirakan akan memberikan suara minggu depan, menurut penasihat ekonomi Gedung Putih, Brian Deese.
Musim laporan keuangan kuartal ketiga telah mencapai batas akhir, dengan 445 perusahaan di S&P 500 telah melaporkannya pada Jumat (5/11/2021). Dari jumlah tersebut, 81 persen telah melampaui ekspektasi analis, menurut Refinitiv.
Saham-saham terkait uang kripto dan blockchain, termasuk Coinbase Global, Riot Blockchain, Marathon Digital Holdings dan MicroStrategy Inc melonjak antara 5,0 persen dan 18 persen, karena ether mencapai tertinggi baru dan bitcoin mendekati rekor tertinggi.
Saham pembuat kosmetik Coty Inc melonjak 15,1 persen setelah perusahaan menaikkan perkiraan penjualan organik tahunan.
Nextdoor Holdings Inc melonjak 17,0 persen dalam debutnya yang fluktuatif setelah platform jaringan lingkungan itu dipublikasikan dalam kesepakatan dengan Khosla Ventures Acquisition Co II, sebuah perusahaan akuisisi tujuan khusus (SPAC).
Investor juga sedang menunggu data inflasi utama AS minggu ini, dengan indeks harga produsen akan diriis pada Selasa waktu setempat dan indeks harga konsumen pada Rabu (10/11/2021).
Pewarta : Apep Suhendar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan, pasar tunggu negosiasi RI-Amerika Serikat
09 April 2025 9:18 WIB
Saham Wall Street ditutup lebih tinggi, Dow bukukan kenaikan hari kedelapan
20 July 2023 7:41 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Sabtu pagi berakhir turun tajam tertekan kecemasan penularan bank
18 March 2023 6:47 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Selasa pagi sebagian besar turun terseret saham bank, Nasdaq menguat
14 March 2023 7:09 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam, investor bidik data pekerjaan mendatang
09 March 2023 7:11 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Rabu pagi anjlok imbas Powell isyaratkan kenaikan suku bunga lebih tajam
08 March 2023 6:28 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Selasa pagi ditutup beragam jelang kesaksian Powell, laporan pekerjaan
07 March 2023 6:34 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Jumat pagi menetap lebih tinggi setelah imbal hasil obligasi melemah
03 March 2023 6:20 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB