Padang (ANTARA) - Pasca pelantikan pengurus harian Majelis Ulama Indonesia   kota Padang Badan Pengurus Harian   bergerak cepat untuk pengukuhan komisi-komisi yang menjadi ujung tombak pengurus dalam melayani umat dan sinergi umara.

Bertempat di aula Kementerian Agama  Sumatera Barat dilakukan pengukuhan oleh ketua Umum MUI kota Padang Japeri  Jarab  dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama kota Padang, Dandim, ketua komisi IV DPRD  kota Padang dan di buka secara resmi oleh Wali Kota Padang Hendri Septa.

Kegiatan pengukuhan komisi MUI  kota Padang berjumlah 12 komisi dengan jumlah anggota komisi sebanyak 130 orang dilanjutkan  dilanjutkan dengan rapat kerja.

Banyak persoalan keumatan yang kita bahas dalam raker,mulai dari vaksinasi,ekonomi syariah,sertifikasi halal, perilaku menyimpang dan termasuk aliran dan pemikiran ekstrem kiri ataupun ekstrim kanan ujar Sekretaris MUI Kota Padang Mulyadi Muslim.

Sementara Wali Kota Padang  Hendri Septa menyampaikan pihaknya  menunggu program-program unggulan dari MUI Padang untuk mewujudkan Kota Padang yang madani berbasiskan pendidikan, perdagangan dan pariwisata Unggul dan berdaya Saing.

Pada sisi lain ia menyampaikan untuk mengatasi dan menyudahi penyebaran COVID-19 dibutuhkan kerja sama dan dukungan berbagai pihak, diantaranya keterlibatan para ustadz, ulama dan tokoh-tokoh agama.  

"Salah satu ikhtiar yang dapat kita lakukan untuk menyudahi pandemi ini adalah mengejar capaian target vaksinasi COVID-19, agar tercipta  kekebalan kelompok, kata dia.

Ia menyebutkan  saat ini capaian vaksin di Kota Padang sudah mencapai angka 60 persen dari jumlah target 726 ribu jiwa.

Menurut Hendri saat ini Kota Padang berada pada status level 2 Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Agar dapat keluar dari penerapan PPKM Level 2 ini dibutuhkan capaian vaksinasi COVID-19 diatas 70 persen. 

"Ada sekitar 10 persen lagi capaian vaksinasi yang harus kita capai, sehingga Kota Padang dapat keluar dari penerapan PPKM Level 2. 

Jika sudah keluar nantinya maka akan memberikan keleluasaan kepada kita dalam berkegiatan. Kita juga berharap pada tahun 2021 ini pandemi berakhir sehingga pada 2022 nanti kita dapat membangun Kota Padang lebih baik lagi," ujarnya.