Wall Street naik moderat, Nasdaq Composite catat rekor baru
Rabu, 25 Agustus 2021 7:11 WIB
Ilustrasi - Bursa Wall Street New York di tengah kekhawatiran COVID-19
NEW YORK (ANTARA) -
Wall Street naik tipis pada Selasa (24/8) karena Nasdaq mencatat rekor baru dan ditutup di atas 15.000 untuk pertama kali.
Dow Jones Industrial Average naik 30,55 poin atau 0,09 persen menjadi 35.366,26. S&P 500 naik 6,70 poin, atau 0,15 persen menjadi 4.486,23. Indeks Komposit Nasdaq naik 77,15 poin, atau 0,52 persen menjadi 15.019,80.
Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan energi naik 1,61 persen, memimpin kenaikan. Bahan pokok konsumen tergelincir 0,76 persen, menjadi kelompok berkinerja terburuk.
Perusahaan China yang terdaftar di AS sebagian besar sahamnya diperdagangkan lebih tinggi dengan sembilan dari 10 saham teratas di indeks S&P.S.S. Listed China 50 mengakhiri hari dengan catatan optimis.
Investor sedang menunggu acara penting dari Federal Reserve AS karena simposium kebijakan ekonomi tahunan Jackson Hole akan diadakan pada akhir pekan ini.
Konferensi ini akan diawasi ketat oleh para pelaku pasar karena Ketua Fed Jerome Powell dapat menggunakan kesempatan itu untuk memberikan sinyal bahwa Fed berada di jalur yang tepat untuk mengurangi program pembelian asetnya pada akhir tahun ini.
Pasar juga menyambut gembira berita bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan AS pada Senin memberikan persetujuan penuh untuk vaksin Pfizer/BioNTech COVID-19 untuk mereka yang berusia 16 tahun ke atas.
"Tema dasar utama yang terus mendukung pasar adalah pendapatan yang kuat, prospek yang kuat, ekonomi yang terus pulih, dan pasar pekerjaan yang berkembang," Kevin Matras, wakil presiden eksekutif di Zacks Investment Research, mengatakan Selasa dalam sebuah catatan, menambahkan "peningkatan kasus virus tetap menjadi perhatian."
Peningkatan harian rata-rata kasus di Amerika Serikat tercatat lebih dari 141.000 dalam periode tujuh hari yang berakhir Senin, dibandingkan dengan rata-rata tujuh hari sebulan lalu yang sekitar 52.800 kasus harian, menurut data terbaru yang dikumpulkan oleh Pusat Penyakit AS.
Wall Street naik tipis pada Selasa (24/8) karena Nasdaq mencatat rekor baru dan ditutup di atas 15.000 untuk pertama kali.
Dow Jones Industrial Average naik 30,55 poin atau 0,09 persen menjadi 35.366,26. S&P 500 naik 6,70 poin, atau 0,15 persen menjadi 4.486,23. Indeks Komposit Nasdaq naik 77,15 poin, atau 0,52 persen menjadi 15.019,80.
Enam dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di zona hijau, dengan energi naik 1,61 persen, memimpin kenaikan. Bahan pokok konsumen tergelincir 0,76 persen, menjadi kelompok berkinerja terburuk.
Perusahaan China yang terdaftar di AS sebagian besar sahamnya diperdagangkan lebih tinggi dengan sembilan dari 10 saham teratas di indeks S&P.S.S. Listed China 50 mengakhiri hari dengan catatan optimis.
Investor sedang menunggu acara penting dari Federal Reserve AS karena simposium kebijakan ekonomi tahunan Jackson Hole akan diadakan pada akhir pekan ini.
Konferensi ini akan diawasi ketat oleh para pelaku pasar karena Ketua Fed Jerome Powell dapat menggunakan kesempatan itu untuk memberikan sinyal bahwa Fed berada di jalur yang tepat untuk mengurangi program pembelian asetnya pada akhir tahun ini.
Pasar juga menyambut gembira berita bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan AS pada Senin memberikan persetujuan penuh untuk vaksin Pfizer/BioNTech COVID-19 untuk mereka yang berusia 16 tahun ke atas.
"Tema dasar utama yang terus mendukung pasar adalah pendapatan yang kuat, prospek yang kuat, ekonomi yang terus pulih, dan pasar pekerjaan yang berkembang," Kevin Matras, wakil presiden eksekutif di Zacks Investment Research, mengatakan Selasa dalam sebuah catatan, menambahkan "peningkatan kasus virus tetap menjadi perhatian."
Peningkatan harian rata-rata kasus di Amerika Serikat tercatat lebih dari 141.000 dalam periode tujuh hari yang berakhir Senin, dibandingkan dengan rata-rata tujuh hari sebulan lalu yang sekitar 52.800 kasus harian, menurut data terbaru yang dikumpulkan oleh Pusat Penyakit AS.
Pewarta : Nusarina Yuliastuti
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan, pasar tunggu negosiasi RI-Amerika Serikat
09 April 2025 9:18 WIB
Saham Wall Street ditutup lebih tinggi, Dow bukukan kenaikan hari kedelapan
20 July 2023 7:41 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Sabtu pagi berakhir turun tajam tertekan kecemasan penularan bank
18 March 2023 6:47 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Selasa pagi sebagian besar turun terseret saham bank, Nasdaq menguat
14 March 2023 7:09 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam, investor bidik data pekerjaan mendatang
09 March 2023 7:11 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Rabu pagi anjlok imbas Powell isyaratkan kenaikan suku bunga lebih tajam
08 March 2023 6:28 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Selasa pagi ditutup beragam jelang kesaksian Powell, laporan pekerjaan
07 March 2023 6:34 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Jumat pagi menetap lebih tinggi setelah imbal hasil obligasi melemah
03 March 2023 6:20 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB