Wall Street ditutup bervariasi
Sabtu, 7 Agustus 2021 7:37 WIB
Wall Street (Reuters)
New York (ANTARA) - Perdagangan di Bursa Saham Wall Street ditutup bervariasi pada Jumat menyusul laporan ketenagakerjaan AS yang lebih tinggi dari perkiraan pasar.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 144,26 poin, atau 0,41 persen menjadi menjadi 35.208,51. S&P 500 naik 7,42 poin, atau 0,17 persen, menjadi 4.436,52. Indeks Komposit Nasdaq turun 59,36 poin, atau 0,40 persen menjadi 14.835,76.
Tujuh dari 11 sektor utama yang masuk dalam indeks S&P 500 mengalami penurunan, di mana sektor pilihan konsumen merosot tertinggi sebesar 0,73 persen. Sementara sektor keuangan naik 2,01 persen yang masuk dalam kelompok berkinerja terbaik.
Perusahaan China yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, di mana delapan dari 10 saham teratas di indeks S&P US Listed China 50 ditutup dengan catatan negatif.
Pengusaha AS menambahkan 943.000 pekerjaan pada Juli meskipun terjadi lonjakan kasus varian Delta COVID-19, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 5,4 persen, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat.
Ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal sebelumnya memperkirakan akan ada 845.000 pekerjaan baru. Data terbaru yang telah direvisi menunjukkan kenaikan pertumbuhan 938.000 pekerjaan pada Juni dan 614,000 pekerjaan pada Mei, menurut laporan yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja AS.
Pada Juli, peningkatan lapangan pekerjaan yang signifikan terjadi pada usaha rekreasi dan perhotelan, pendidikan pemerintah daerah, serta layanan profesional dan bisnis, ungkap laporan tersebut.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 144,26 poin, atau 0,41 persen menjadi menjadi 35.208,51. S&P 500 naik 7,42 poin, atau 0,17 persen, menjadi 4.436,52. Indeks Komposit Nasdaq turun 59,36 poin, atau 0,40 persen menjadi 14.835,76.
Tujuh dari 11 sektor utama yang masuk dalam indeks S&P 500 mengalami penurunan, di mana sektor pilihan konsumen merosot tertinggi sebesar 0,73 persen. Sementara sektor keuangan naik 2,01 persen yang masuk dalam kelompok berkinerja terbaik.
Perusahaan China yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah, di mana delapan dari 10 saham teratas di indeks S&P US Listed China 50 ditutup dengan catatan negatif.
Pengusaha AS menambahkan 943.000 pekerjaan pada Juli meskipun terjadi lonjakan kasus varian Delta COVID-19, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 5,4 persen, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Jumat.
Ekonom yang disurvei oleh The Wall Street Journal sebelumnya memperkirakan akan ada 845.000 pekerjaan baru. Data terbaru yang telah direvisi menunjukkan kenaikan pertumbuhan 938.000 pekerjaan pada Juni dan 614,000 pekerjaan pada Mei, menurut laporan yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja AS.
Pada Juli, peningkatan lapangan pekerjaan yang signifikan terjadi pada usaha rekreasi dan perhotelan, pendidikan pemerintah daerah, serta layanan profesional dan bisnis, ungkap laporan tersebut.
Pewarta : Nusarina Yuliastuti
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan, pasar tunggu negosiasi RI-Amerika Serikat
09 April 2025 9:18 WIB, 2025
Saham Wall Street ditutup lebih tinggi, Dow bukukan kenaikan hari kedelapan
20 July 2023 7:41 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Sabtu pagi berakhir turun tajam tertekan kecemasan penularan bank
18 March 2023 6:47 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Selasa pagi sebagian besar turun terseret saham bank, Nasdaq menguat
14 March 2023 7:09 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam, investor bidik data pekerjaan mendatang
09 March 2023 7:11 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Rabu pagi anjlok imbas Powell isyaratkan kenaikan suku bunga lebih tajam
08 March 2023 6:28 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Selasa pagi ditutup beragam jelang kesaksian Powell, laporan pekerjaan
07 March 2023 6:34 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Jumat pagi menetap lebih tinggi setelah imbal hasil obligasi melemah
03 March 2023 6:20 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam di tengah imbal hasil obligasi meningkat
02 March 2023 6:58 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Sabtu pagi turun tajam, catat kerugian mingguan terbesar 2023
25 February 2023 7:51 WIB, 2023