1 juta lebih vaksin AstraZeneca telah tiba di Bandara Soetta
Jumat, 16 Juli 2021 9:27 WIB
Tangkapan layar Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi saat menyampaikan pemaparan melalui tayangan virtual terkait kedatangan vaksin AstraZeneca yang dipantau dari Jakarta, Jumat (16/7/2021). (ANTARA/Andi Firdaus).
Jakarta (ANTARA) - Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin COVID-19 jenis AstraZeneca lebih dari 1 juta dosis dalam bentuk jadi yang tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jumat pagi.
"Vaksin yang pagi ini kita terima merupakan bagian dari perjanjian bilateral antara AstraZeneca dan Pemerintah Indonesia dalam pengiriman 50 juta dosis vaksin ke Tanah Air," kata Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi melalui tayangan virtual yang dipantau dari Jakarta, Jumat.
Kedatangan vaksin jadi AstraZeneca sebanyak 1.041.400 dosis pada gelombang kedatangan ke-26 kali ini menambah pasokan vaksin yang diterima Indonesia sebanyak 141.315.880 vaksin.
Oscar mengatakan kehadiran vaksin ini diharapkan bisa mempercepat dan memperluas program vaksinasi agar dapat memperoleh target penyuntikan 2 juta dosis vaksin per hari di bulan Agustus 2021 kepada masyarakat.
Sementara itu, Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia Sewhan Chon mengatakan pengiriman pertama dari Perjanjian Bilateral antara AstraZeneca Indonesia dan Pemerintah Indonesia hari ini merupakan momentum penting dalam misi melawan pandemi COVID-19.
"Kami siap untuk terus melanjutkan kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak di Indonesia dalam mendukung misi memulihkan Indonesia," ujarnya.
Sewhan mengatakan hampir 45 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca telah dikirimkan ke seluruh negara ASEAN dan lebih dari 700 juta dosis vaksin AstraZeneca telah dipasok ke 170 negara di seluruh dunia.
"Vaksin yang pagi ini kita terima merupakan bagian dari perjanjian bilateral antara AstraZeneca dan Pemerintah Indonesia dalam pengiriman 50 juta dosis vaksin ke Tanah Air," kata Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi melalui tayangan virtual yang dipantau dari Jakarta, Jumat.
Kedatangan vaksin jadi AstraZeneca sebanyak 1.041.400 dosis pada gelombang kedatangan ke-26 kali ini menambah pasokan vaksin yang diterima Indonesia sebanyak 141.315.880 vaksin.
Oscar mengatakan kehadiran vaksin ini diharapkan bisa mempercepat dan memperluas program vaksinasi agar dapat memperoleh target penyuntikan 2 juta dosis vaksin per hari di bulan Agustus 2021 kepada masyarakat.
Sementara itu, Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia Sewhan Chon mengatakan pengiriman pertama dari Perjanjian Bilateral antara AstraZeneca Indonesia dan Pemerintah Indonesia hari ini merupakan momentum penting dalam misi melawan pandemi COVID-19.
"Kami siap untuk terus melanjutkan kerja sama dengan pemerintah dan berbagai pihak di Indonesia dalam mendukung misi memulihkan Indonesia," ujarnya.
Sewhan mengatakan hampir 45 juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca telah dikirimkan ke seluruh negara ASEAN dan lebih dari 700 juta dosis vaksin AstraZeneca telah dipasok ke 170 negara di seluruh dunia.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia terima 1,4 juta vaksin AstraZeneca dari Belanda dan Jepang
19 January 2022 10:20 WIB, 2022
Dalam dua hari, Indonesia terima 12 juta dosis vaksin AstraZeneca melalui pembelian langsung
29 December 2021 5:47 WIB, 2021
MPR RI apresiasi ilmuwan Indonesia penemu vaksin COVID-19 Oxford/AstraZeneca Carina Joe
23 November 2021 6:01 WIB, 2021
Hasil studi: dua dosis vaksin Pfizer dan AstraZeneca efektif lawan varian Delta
22 July 2021 9:36 WIB, 2021
Jepang kirim 998.400 dosis vaksin AstraZeneca ke Indonesia, ini kata MPR
02 July 2021 12:11 WIB, 2021
Satu pasien di Quebec Kanada meninggal karena pembekuan darah usai divaksin AstraZeneca
28 April 2021 7:56 WIB, 2021