Bus Jakarta-Wonigiri terbakar, tak ada korban jiwa
Selasa, 27 Oktober 2020 8:05 WIB
Petugas pemadam kebakaran Jakarta Timur memadamkan api yang membakar bus AKAP trayek Jakarta-Wonogiri di KM15 Tol Jagorawi, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (27/10/2020). (ANTARA/HO-Damkar Jaktim).
Jakarta (ANTARA) - Satu unit bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) trayek Jakarta-Wonogiri terbakar saat sedang melaju di KM 15 Tol Jagorawi, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Circas, Jakarta Timur, Selasa.
"Terima laporan kejadian pukul 03.38 WIB dari petugas Tol Jasa Marga," kata Kepala Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman, di Jakarta.
Bus bernomor polisi AD 1422 EF milik Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya itu terbakar di lajur lambat arah Bogor, Jawa Barat.
Gatot mengatakan kronologi kejadian berawal saat bus berpenumpang satu orang serta seorang bernama sopir Veri Catur Haryono dan kernetnya melintas di KM 15 Tol Jagorawi.
"Tiba-tiba terdapat asap dari tempat duduk paling belakang dan terjadi penyalaan," kata Gatot.
Seluruh awak bus dievakuasi keluar sesaat sebelum api berkobar membakar bus.
"Korban nihil. Tapi kerugian materi sekitar Rp500 juta," katanya.
Dugaan sementara dari kejadian itu adalah korsleting arus listrik di bagian kabin mesin.
Proses pemadaman api yang membakar bus melibatkan empat unit armada pompa berikut 20 personel evakuasi.
"Tepat pukul 04.40 WIB api berhasil dipadamkan dan arus lalu lintas normal," kata Gatot.
"Terima laporan kejadian pukul 03.38 WIB dari petugas Tol Jasa Marga," kata Kepala Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman, di Jakarta.
Bus bernomor polisi AD 1422 EF milik Perusahaan Otobus (PO) Sinar Jaya itu terbakar di lajur lambat arah Bogor, Jawa Barat.
Gatot mengatakan kronologi kejadian berawal saat bus berpenumpang satu orang serta seorang bernama sopir Veri Catur Haryono dan kernetnya melintas di KM 15 Tol Jagorawi.
"Tiba-tiba terdapat asap dari tempat duduk paling belakang dan terjadi penyalaan," kata Gatot.
Seluruh awak bus dievakuasi keluar sesaat sebelum api berkobar membakar bus.
"Korban nihil. Tapi kerugian materi sekitar Rp500 juta," katanya.
Dugaan sementara dari kejadian itu adalah korsleting arus listrik di bagian kabin mesin.
Proses pemadaman api yang membakar bus melibatkan empat unit armada pompa berikut 20 personel evakuasi.
"Tepat pukul 04.40 WIB api berhasil dipadamkan dan arus lalu lintas normal," kata Gatot.
Pewarta : Andi Firdaus
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tiga warung di sisi Stasiun Lambuang kawasan Tugu Polwan Bukittinggi habis terbakar
14 February 2026 20:53 WIB
9 kios dan 8 kendaraan terbakar akibat pengeroyokan penagih hutang di Kalibata
12 December 2025 11:48 WIB