Wall Street berakhir menguat
Selasa, 29 September 2020 8:03 WIB
Ilustrasi - Para pialang sedang bekerja di lantai Bursa Efek New York, Wall Street, AS. ANTARA/REUTERS/Andrew Kelly/am.
New York (ANTARA) - Saham-saham di Wall Street menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena sentimen pasar terangkat oleh harapan tercapainya kesepakatan paket bantuan virus corona berikutnya di Kongres Amerika Serikat setelah berkali-kali mengalami kemacetan.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 410,10 poin atau 1,51 persen, menjadi ditutup di 27.584,06 poin. Indeks S&P 500 bertambah 53,14 poin atau 1,61 persen, menjadi berakhir di 3.351,60 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup menguat 203,96 poin atau 1,87 persen menjadi 11.117,53 poin.
Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan energi dan keuangan masing-masing terangkat 2,33 persen dan 2,27 persen, memimpin kenaikan.
Pergerakan tersebut terjadi setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan pada Minggu (27/9) bahwa rencana stimulus COVID-19 lainnya masih dimungkinkan karena anggota parlemen dari Partai Demokrat berusaha untuk terus maju dalam paket bantuan senilai sekitar 2,4 triliun dolar AS.
DPR yang dikuasai Demokrat meluncurkan proposal bantuan tiga triliun dolar pada Mei, yang tidak mendapat dukungan dari Partai Republik. Senat yang dikuasai Partai Republik mengajukan paket satu triliun dolar pada akhir Juli dan gagal mengajukan proposal yang diperkecil awal bulan ini.
Baru-baru ini, Pelosi menegaskan bahwa Demokrat tidak akan menerima paket apa pun yang lebih rendah dari 2,2 triliun dolar AS.
Lebih dari 7,1 juta kasus COVID-19 yang dikonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat dengan hampir 205.000 kematian pada Senin sore (28/9/2020), menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.
Untuk pekan yang berakhir Jumat (25/9), indeks Dow jatuh 1,75 persen, dan S&P 500 merosot 0,63 persen, sedangkan Nasdaq rebound 1,11 persen.
Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 410,10 poin atau 1,51 persen, menjadi ditutup di 27.584,06 poin. Indeks S&P 500 bertambah 53,14 poin atau 1,61 persen, menjadi berakhir di 3.351,60 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup menguat 203,96 poin atau 1,87 persen menjadi 11.117,53 poin.
Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan energi dan keuangan masing-masing terangkat 2,33 persen dan 2,27 persen, memimpin kenaikan.
Pergerakan tersebut terjadi setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan pada Minggu (27/9) bahwa rencana stimulus COVID-19 lainnya masih dimungkinkan karena anggota parlemen dari Partai Demokrat berusaha untuk terus maju dalam paket bantuan senilai sekitar 2,4 triliun dolar AS.
DPR yang dikuasai Demokrat meluncurkan proposal bantuan tiga triliun dolar pada Mei, yang tidak mendapat dukungan dari Partai Republik. Senat yang dikuasai Partai Republik mengajukan paket satu triliun dolar pada akhir Juli dan gagal mengajukan proposal yang diperkecil awal bulan ini.
Baru-baru ini, Pelosi menegaskan bahwa Demokrat tidak akan menerima paket apa pun yang lebih rendah dari 2,2 triliun dolar AS.
Lebih dari 7,1 juta kasus COVID-19 yang dikonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat dengan hampir 205.000 kematian pada Senin sore (28/9/2020), menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.
Untuk pekan yang berakhir Jumat (25/9), indeks Dow jatuh 1,75 persen, dan S&P 500 merosot 0,63 persen, sedangkan Nasdaq rebound 1,11 persen.
Pewarta : Apep Suhendar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan, pasar tunggu negosiasi RI-Amerika Serikat
09 April 2025 9:18 WIB, 2025
Saham Wall Street ditutup lebih tinggi, Dow bukukan kenaikan hari kedelapan
20 July 2023 7:41 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Sabtu pagi berakhir turun tajam tertekan kecemasan penularan bank
18 March 2023 6:47 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Selasa pagi sebagian besar turun terseret saham bank, Nasdaq menguat
14 March 2023 7:09 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam, investor bidik data pekerjaan mendatang
09 March 2023 7:11 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Rabu pagi anjlok imbas Powell isyaratkan kenaikan suku bunga lebih tajam
08 March 2023 6:28 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Selasa pagi ditutup beragam jelang kesaksian Powell, laporan pekerjaan
07 March 2023 6:34 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Jumat pagi menetap lebih tinggi setelah imbal hasil obligasi melemah
03 March 2023 6:20 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam di tengah imbal hasil obligasi meningkat
02 March 2023 6:58 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Sabtu pagi turun tajam, catat kerugian mingguan terbesar 2023
25 February 2023 7:51 WIB, 2023