IHSG menguat ke posisi 5.169,25 jelang rilis data neraca perdagangan Agustus
Selasa, 15 September 2020 9:29 WIB
Petugas kebersihan melintas di depan layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (4/9/2020). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.
Jakarta, (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi bergerak menguat jelang rilis data neraca perdagangan Agustus 2020.
IHSG dibuka menguat 7,42 poin atau 0,14 persen ke posisi 5.169,25. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,09 poin atau 0,26 persen menjadi 807,21.
"Mempertimbangkan sentimen global dan domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas di Jakarta, Selasa.
Semalam bursa AS ditutup menguat ditopang kenaikan saham-saham teknologi. Dow Jones naik 1,18 persen, S&P 500 menguat 1,27 persen, dan Nasdaq naik 1,87 persen.
Dari domestik, pelaku pasar akan menantikan rilis data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) periode Agustus yang akan rilis pada siang ini.Konsensus memperkirakan NPI Indonesia masih akan surplus pada periode Agustus 2020.
Masih dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan mencermati penanganan kasus COVID-19 di Indonesia pasca diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta.
Seiring dengan sentimen di atas, pelaku pasar dapat mencermati saham-saham perbankan seperti BBNI, BMRI dan BBRI yang berpotensi menguat pada perdagangan hari ini dan dapat dimanfaatkan pelaku pasar untuk membeli saham-saham tersebut.
Selain saham-saham perbankan, pelaku pasar juga dapat mencermati saham-saham tambang khususnya yang berkaitan dengan batubara seperti ADRO dan PTBA. Mulai menguatnya harga kontrak berjangka (futures) batu bara dapat menjadi sentimen positif bagi saham-saham tersebut.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 182,15 poin atau 0,77 persen ke 23.377,15, indeks Hang Seng naik 26,59 poin atau 0,11 persen ke 24.666,87, dan indeks Straits Times menguat 12,86 atau 0,52 ke 2.495,41. (*)
IHSG dibuka menguat 7,42 poin atau 0,14 persen ke posisi 5.169,25. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,09 poin atau 0,26 persen menjadi 807,21.
"Mempertimbangkan sentimen global dan domestik, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat pada perdagangan hari ini," tulis Tim Riset Phintraco Sekuritas di Jakarta, Selasa.
Semalam bursa AS ditutup menguat ditopang kenaikan saham-saham teknologi. Dow Jones naik 1,18 persen, S&P 500 menguat 1,27 persen, dan Nasdaq naik 1,87 persen.
Dari domestik, pelaku pasar akan menantikan rilis data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) periode Agustus yang akan rilis pada siang ini.Konsensus memperkirakan NPI Indonesia masih akan surplus pada periode Agustus 2020.
Masih dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan mencermati penanganan kasus COVID-19 di Indonesia pasca diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta.
Seiring dengan sentimen di atas, pelaku pasar dapat mencermati saham-saham perbankan seperti BBNI, BMRI dan BBRI yang berpotensi menguat pada perdagangan hari ini dan dapat dimanfaatkan pelaku pasar untuk membeli saham-saham tersebut.
Selain saham-saham perbankan, pelaku pasar juga dapat mencermati saham-saham tambang khususnya yang berkaitan dengan batubara seperti ADRO dan PTBA. Mulai menguatnya harga kontrak berjangka (futures) batu bara dapat menjadi sentimen positif bagi saham-saham tersebut.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 182,15 poin atau 0,77 persen ke 23.377,15, indeks Hang Seng naik 26,59 poin atau 0,11 persen ke 24.666,87, dan indeks Straits Times menguat 12,86 atau 0,52 ke 2.495,41. (*)
Pewarta : Citro Atmoko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB