Menurt Gasperini, detil kecil jadi pembeda Atalanta dan PSG
Kamis, 13 Agustus 2020 5:34 WIB
Ekspresi manajer Atalanta Gian Piero Gasperini saat mendampingi timnya menghadapi Paris Saint-Germain dalam laga perempat final Liga Champions di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu (12/8/2020) waktu setempat. (ANTARA/AFP/POOL/Rafael Marchante)
Jakarta, (ANTARA) - Manajer Atalanta Gian Piero Gasperini menilai timnya sangat dekat untuk memastikan kemenangan dalam laga perempat final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain tetapi detil kecil kerap jadi pembeda di kompetisi itu.
Sejak menit ke-26, Atalanta merawat mimpi untuk melangkah melalui gol semata wayang Mario Pasalic dan keunggulan itu susah payah mereka pertahankan dalam laga yang digelar di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu waktu setempat (Kamis WIB).
"Saya hanya bisa berterima kasih atas kerja keras para pemain. Kami hanya berjarak sejengkal (dari kemenangan)," kata Gasperini dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA.
Sayangnya, keunggulan 1-0 itu gagal dipertahankan oleh Atalanta yang tak mampu keluar dari tekanan hampir sepanjang babak kedua, terlebih setelah PSG mengirim masuk Kylian Mbappe.
Pada menit-menit akhir pertandingan Marquinhos dan Eric Maxim Choupo-Moting mencetak gol untuk membalikkan keadaan dan PSG menang 2-1 di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu waktu setempat (Kamis WIB).
"Seringkali dalam Liga Champions detil-detil kecil jadi faktor pembeda," katanya menambahkan.
"Entah itu situasi bola mati, momentum ataupun beberapa situasi, detil-detil itu yang kerap menentukan siapa yang melaju dan siapa yang tersingkir," ujarnya melengkapi.
Kekalahan itu menyudahi kisah manis debut Atalanta di Liga Champions, yang diawali tiga kekalahan tetapi berbalik jadi kejutan ketika mereka lolos dari fase penyisihan Grup C.
Pandemi COVID-19 yang melanda dunia juga sedikit banyak mengubah peruntungan Atalanta, sebab UEFA memutuskan mengubah fase perempat final menjadi ditentukan satu laga saja.
Atalanta akhirnya mengikuti jejak Juventus sebagai tim Italia berikutnya yang disingkirkan dari kompetisi musim ini oleh wakil Prancis. (*)
Sejak menit ke-26, Atalanta merawat mimpi untuk melangkah melalui gol semata wayang Mario Pasalic dan keunggulan itu susah payah mereka pertahankan dalam laga yang digelar di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu waktu setempat (Kamis WIB).
"Saya hanya bisa berterima kasih atas kerja keras para pemain. Kami hanya berjarak sejengkal (dari kemenangan)," kata Gasperini dalam komentar pascalaga dilansir laman resmi UEFA.
Sayangnya, keunggulan 1-0 itu gagal dipertahankan oleh Atalanta yang tak mampu keluar dari tekanan hampir sepanjang babak kedua, terlebih setelah PSG mengirim masuk Kylian Mbappe.
Pada menit-menit akhir pertandingan Marquinhos dan Eric Maxim Choupo-Moting mencetak gol untuk membalikkan keadaan dan PSG menang 2-1 di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Rabu waktu setempat (Kamis WIB).
"Seringkali dalam Liga Champions detil-detil kecil jadi faktor pembeda," katanya menambahkan.
"Entah itu situasi bola mati, momentum ataupun beberapa situasi, detil-detil itu yang kerap menentukan siapa yang melaju dan siapa yang tersingkir," ujarnya melengkapi.
Kekalahan itu menyudahi kisah manis debut Atalanta di Liga Champions, yang diawali tiga kekalahan tetapi berbalik jadi kejutan ketika mereka lolos dari fase penyisihan Grup C.
Pandemi COVID-19 yang melanda dunia juga sedikit banyak mengubah peruntungan Atalanta, sebab UEFA memutuskan mengubah fase perempat final menjadi ditentukan satu laga saja.
Atalanta akhirnya mengikuti jejak Juventus sebagai tim Italia berikutnya yang disingkirkan dari kompetisi musim ini oleh wakil Prancis. (*)
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kehilangan beberapa pemain, Gasperini sebut Atalanta dalam kondisi darurat di lini serang
25 February 2022 6:16 WIB, 2022
Mantan pemain Juventus Del Piero ragukan Juventus bisa jadi juara Liga Champions
23 February 2022 6:20 WIB, 2022
Berikut alasan Gasperini sebut Atalanta lolos ke 16 besar lebih luar biasa dibanding musim lalu
10 December 2020 7:04 WIB, 2020
Gasperini ingin kirim pesan kepada PSG dengan finis urutan kedua klasemen Serie A
28 July 2020 6:04 WIB, 2020
Dampingi timnya bertanding meski terpapar corona, Valencia kaget dan kecam pelatih Atalanta
01 June 2020 8:58 WIB, 2020
Gasperini minta Atlanta tenang saja menjelang laga terbesar hadapi Valencia
19 February 2020 7:39 WIB, 2020
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Klasemen BRI Super League pekan ke-21 Jumat (13/2/2026), Malut pepet Persija, Semen Padang tetap ke-16
13 February 2026 21:24 WIB
Malut United jamu Persijap Jumat (13/2/2026) dan pengaruhnya ke posisi Semen Padang FC
13 February 2026 17:36 WIB