Banyak peminat, usaha kurma muda di Padang laris manis
Sabtu, 4 Juli 2020 16:25 WIB
Banyak peminat, usaha kurma muda di Padang laris manis (antara / Laila Syafarudin)
Padang (ANTARA) - Pemilik Usaha Pusat Kurma dan Oleh-Oleh Timur Tengah di Padang, Sumatera Barat, Sisri Dona mengakui sejak 2020 ini hampir setengah ton kurma muda miliknya habis terjual karena banyak diminati pembeli.
Pemilik Usaha Pusat Kurma dan Oleh-Oleh Timur Tengah HD Egypt Olshop Sisri Dona, di Padang, Sabtu menyebutkan biasanya ia selalu memesan kurma muda tersebut hingga ratusan kilogram per Minggunya, mulai dari 100 kilogram sampai 200 kilogram.
"Alhamdulillah kurma muda selalu habis terjual, bahkan sampai kekurangan stok karena banyaknya pesanan," ujar dia.
Tahun lalu, penjualan kurma muda miliknya mencapai 2 ton lebih. Bahkan untuk tahun ini saja sudah setengah ton terjual, padahal baru sembilan kali pengiriman. Sedangkan penjualan tersebut sampai 30 kali pengiriman.
"Selain itu, penjualan kurma muda ini cukup menjanjikan, bahkan omzetnya mencapai Rp50 juta dalam penjualan 150 kilogram. Kemudian kurma ini juga banyak dibutuhkan masyarakat, karena memiliki banyak khasiat terutama untuk program hamil," kata dia.
Lebih lanjut ia menyebutkan saat ini harga penjualan kurma muda tersebut dijual Rp280 ribu per kilogram.
"Harga penjualan kurma tersebut sesuai negara tempat pemesanannya dan musim panennya. Biasanya awal musim, harga masih tinggi mencapai Rp340 ribu per kilogram dari negara Namibia dan terus turun hingga Rp280 ribu per kilogram," kata dia.
Kemudian untuk penjualan kurma muda hanya bisa dijual pada musim-musim tertentu saja, biasanya setelah Lebaran, pada bulan Juni, Juli hingga akhir Desember.
Kurma muda tersebut dipesan dari negara Nimibia, Sudan, Arab Saudi, Yordania, dan Mesir.
"Kurma ini memiliki tiga warna, warna merah dan berbentuk lonjong bernama kurma zaglul biasanya berasal dari negara India. Rasanya agak kelat hampir sama dengan kurma hijau," kata dia.
Selanjutnya kurma barhee, berwana kuning dan berbentuk bulat rasanya lebih manis dari kurma zaglul dan paling banyak diminati.
"Harganya sama saja. Kualitasnya juga sama. Cuma beda rasa saja, kalau kurma hijau dan merah agak kelat. Namun yang kuning rasanya lebih manis," kata dia.
Lebih lanjut ia menceritakan penjualan kurma tersebut sudah dimulai sejak akhir tahun 2016. Dengan menggunakan modal pinjaman uang dari mertua.
"Saat itulah dicoba untuk menjual kurma muda. Dikirim dari mesir, namun sesampai di Padang banyak yang busuk. Dari 20 kilogram kurma yang dikirimkan ke Padang, tersisa hanya 4 kilogram karena semuanya busuk. Sementara biaya untuk modal usaha masih meminjam ke mertua," kata dia.
Ia mengatakan penyebab busuknya kurma muda tersebut disebabkan karena kurma yang dikirim dari Mesir ke Indonesia merupakan kurma yang dibeli dari pasa.
"Kita kan nggak tau kapan kurma yang dijual di pasar itu dipanennya. Sehingga saat dikirim ke Indonesia malah membusuk," kata dia.
Waktu itu ia sempat pesimis karena takut gagal dan kurma tersebut membusuk lagi. Ditambah lagi dengan modal untuk penjualan kurma tersebut juga cukup besar.
"Hingga akhirnya kami tidak menyerah dan terus berproses bagaimana agar kurma tersebut tidak gampang rusak," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan saat ia sudah mempunyai importir di Jakarta, misalnya kurma yang siap panen langsung dikirim ke Indonesia melalui importir tersebut. Kemudian dari importir langsung dikirim ke Padang.
"Alhamdulillah semenjak itu sudah tidak banyak lagi kurma yang busuk. Bahkan kami juga telah memasok kurma muda se-Sumbar. Seperti ke Solok, Pasaman, dan beberapa daerah lainnya," kata dia.
Selain kurma muda, ia juga menjual produk lainnya berupa kurma ajwa, sukkari, khalas, tunisia, buah zuriat untuk progam hamil, coklat kerikil, parfum misk thaharah, dan produk lainnya. (*)
Pemilik Usaha Pusat Kurma dan Oleh-Oleh Timur Tengah HD Egypt Olshop Sisri Dona, di Padang, Sabtu menyebutkan biasanya ia selalu memesan kurma muda tersebut hingga ratusan kilogram per Minggunya, mulai dari 100 kilogram sampai 200 kilogram.
"Alhamdulillah kurma muda selalu habis terjual, bahkan sampai kekurangan stok karena banyaknya pesanan," ujar dia.
Tahun lalu, penjualan kurma muda miliknya mencapai 2 ton lebih. Bahkan untuk tahun ini saja sudah setengah ton terjual, padahal baru sembilan kali pengiriman. Sedangkan penjualan tersebut sampai 30 kali pengiriman.
"Selain itu, penjualan kurma muda ini cukup menjanjikan, bahkan omzetnya mencapai Rp50 juta dalam penjualan 150 kilogram. Kemudian kurma ini juga banyak dibutuhkan masyarakat, karena memiliki banyak khasiat terutama untuk program hamil," kata dia.
Lebih lanjut ia menyebutkan saat ini harga penjualan kurma muda tersebut dijual Rp280 ribu per kilogram.
"Harga penjualan kurma tersebut sesuai negara tempat pemesanannya dan musim panennya. Biasanya awal musim, harga masih tinggi mencapai Rp340 ribu per kilogram dari negara Namibia dan terus turun hingga Rp280 ribu per kilogram," kata dia.
Kemudian untuk penjualan kurma muda hanya bisa dijual pada musim-musim tertentu saja, biasanya setelah Lebaran, pada bulan Juni, Juli hingga akhir Desember.
Kurma muda tersebut dipesan dari negara Nimibia, Sudan, Arab Saudi, Yordania, dan Mesir.
"Kurma ini memiliki tiga warna, warna merah dan berbentuk lonjong bernama kurma zaglul biasanya berasal dari negara India. Rasanya agak kelat hampir sama dengan kurma hijau," kata dia.
Selanjutnya kurma barhee, berwana kuning dan berbentuk bulat rasanya lebih manis dari kurma zaglul dan paling banyak diminati.
"Harganya sama saja. Kualitasnya juga sama. Cuma beda rasa saja, kalau kurma hijau dan merah agak kelat. Namun yang kuning rasanya lebih manis," kata dia.
Lebih lanjut ia menceritakan penjualan kurma tersebut sudah dimulai sejak akhir tahun 2016. Dengan menggunakan modal pinjaman uang dari mertua.
"Saat itulah dicoba untuk menjual kurma muda. Dikirim dari mesir, namun sesampai di Padang banyak yang busuk. Dari 20 kilogram kurma yang dikirimkan ke Padang, tersisa hanya 4 kilogram karena semuanya busuk. Sementara biaya untuk modal usaha masih meminjam ke mertua," kata dia.
Ia mengatakan penyebab busuknya kurma muda tersebut disebabkan karena kurma yang dikirim dari Mesir ke Indonesia merupakan kurma yang dibeli dari pasa.
"Kita kan nggak tau kapan kurma yang dijual di pasar itu dipanennya. Sehingga saat dikirim ke Indonesia malah membusuk," kata dia.
Waktu itu ia sempat pesimis karena takut gagal dan kurma tersebut membusuk lagi. Ditambah lagi dengan modal untuk penjualan kurma tersebut juga cukup besar.
"Hingga akhirnya kami tidak menyerah dan terus berproses bagaimana agar kurma tersebut tidak gampang rusak," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan saat ia sudah mempunyai importir di Jakarta, misalnya kurma yang siap panen langsung dikirim ke Indonesia melalui importir tersebut. Kemudian dari importir langsung dikirim ke Padang.
"Alhamdulillah semenjak itu sudah tidak banyak lagi kurma yang busuk. Bahkan kami juga telah memasok kurma muda se-Sumbar. Seperti ke Solok, Pasaman, dan beberapa daerah lainnya," kata dia.
Selain kurma muda, ia juga menjual produk lainnya berupa kurma ajwa, sukkari, khalas, tunisia, buah zuriat untuk progam hamil, coklat kerikil, parfum misk thaharah, dan produk lainnya. (*)
Pewarta : Laila Syafarud
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Perpusda Kota Padang resmi beroperasi, Wako Fadly Amran : Komitmen daerah perkuat literasi masyarakat
12 February 2026 15:10 WIB
Berdayakan pelaku usaha lokal, Pemkot Padang berkomitmen gunakan produk dalam negeri
12 February 2026 15:01 WIB
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Kamis (12/02/2026)
12 February 2026 4:26 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB
Minggu (08/02/2026) hari ini, Harga emas UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr
08 February 2026 9:00 WIB