Berdampak pada liga nasional Argentina, Maradona harapkan bantuan Tuhan hentikan pandemi corona
Rabu, 29 April 2020 12:07 WIB
Diego Maradona (REUTERS/Vasily Fedosenko)
Jakarta, (ANTARA) - Mantan bintang sepak bola Argentina Diego Maradona berharap bantuan Tuhan segera datang untuk mengakhiri pandemi virus corona yang berdampak pada liga nasional di negara tersebut.
Maradona yang kini menjadi pelatih klub Gimnasia La Plata, ingin keajaiban juga terjadi tidak hanya pada klubnya, yang untuk sementara batal terdegradasi karena keputusan restrukturisasi sepak bola Argentina, namun juga seluruh masyarakat dunia.
"Pembatalan degradasi baru saja kami alami dan banyak orang menyebutnya sebagai "Tangan Tuhan" yang baru, tapi hari ini kami berdoa agar tangan yang sama melakukan keajaiban serupa pada pandemi ini, agar semua orang bisa kembali menikmati hidup mereka dengan sehat dan bahagia," kata Maradona dikutip dari laporan Reuters, Rabu.
Sebelumnya pada hari Selasa, Asosiasi Sepak Bola Argentina melakukan pemungutan suara untuk menunda pelaksanaan regulasi liga selama dua musim ke depan.
Keputusan tersebut menjadi buah penyelamat bagi klub yang diasuh mantan pesepak bola berusia 59 tahun itu yang kini berada di klasemen terbawah di liga.
Kendati begitu, Maradona sempat mengutarakan ketidaksetujuannya akan penundaan regulasi selama dua musim tersebut.
Sejauh ini kasus virus corona (SARS-CoV-2) di Argentina tercatat sebanyak 4.127 orang, dengan 214 di antaranya meninggal dunia. (*)
Maradona yang kini menjadi pelatih klub Gimnasia La Plata, ingin keajaiban juga terjadi tidak hanya pada klubnya, yang untuk sementara batal terdegradasi karena keputusan restrukturisasi sepak bola Argentina, namun juga seluruh masyarakat dunia.
"Pembatalan degradasi baru saja kami alami dan banyak orang menyebutnya sebagai "Tangan Tuhan" yang baru, tapi hari ini kami berdoa agar tangan yang sama melakukan keajaiban serupa pada pandemi ini, agar semua orang bisa kembali menikmati hidup mereka dengan sehat dan bahagia," kata Maradona dikutip dari laporan Reuters, Rabu.
Sebelumnya pada hari Selasa, Asosiasi Sepak Bola Argentina melakukan pemungutan suara untuk menunda pelaksanaan regulasi liga selama dua musim ke depan.
Keputusan tersebut menjadi buah penyelamat bagi klub yang diasuh mantan pesepak bola berusia 59 tahun itu yang kini berada di klasemen terbawah di liga.
Kendati begitu, Maradona sempat mengutarakan ketidaksetujuannya akan penundaan regulasi selama dua musim tersebut.
Sejauh ini kasus virus corona (SARS-CoV-2) di Argentina tercatat sebanyak 4.127 orang, dengan 214 di antaranya meninggal dunia. (*)
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inginkan Piala Dunia 2030 di Amerika Selatan, Bos CONMEBOL: sepak bola bukan sekedar uang
12 December 2022 6:25 WIB, 2022
Hugo, adik legenda sepak bola Argentina Diego Maradona berpulang selang setahun dari kakaknya
29 December 2021 5:42 WIB, 2021
Keluarga ingin wujudkan keinginan Maradona bangun mausoleum dan jenazahnya ada di dalam
26 November 2021 6:22 WIB, 2021
Heboh, seorang perempuan Kuba mengaku pernah diperkosa bintang sepak bola Diego Maradona
23 November 2021 13:59 WIB, 2021
Barcelona hadapi raksasa Liga Argentina Boca Juniors untuk mengenang Maradona
26 October 2021 6:12 WIB, 2021