Palu, (Antara) - Ratusan personel gabungan TNI dan Polri menyisir hutan Tamanjeka, Poso, Sulawesi Tengah, Kamis, guna memburu Basri, narapidana yang kabur beberapa hari lalu. Juru bicara Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno mengatakan pencarian itu dipimpin oleh Kepala Polres Poso AKBP Susnadi. Pencarian dilakukan ke hutan Tamanjeka karena lokasi tersebut adalah area latihan perang kelompok sipil bersenjata Poso. Basri sendiri adalah narapidana kasus kekerasan yang terlibat dalam konflik Poso beberapa tahun lalu. "Kita cari ke lokasi yang kemungkinan menjadi tempat persembunyian Basri, termasuk hutan Tamanjeka," kata Soemarno. Dia mengaku belum mengetahui sampai kapan proses pencarian narapidana yang telah divonis hakim selama 19 tahun kurungan itu. Personel yang melakukan pencarian itu dilengkapi senjata api, helm pelindung dan rompi antipeluru. Pada tahun sebelumnya empat anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah tewas diberondong peluru oleh kelompok sipil bersenjata di sekitar hutan Tamanjeka. Selain di hutan Tamanjeka, aparat keamanan juga memburu Basri di sejumlah daerah perbatasan Kabupaten Poso. Aparat keamanan memperketat jalur dari dan menuju Kabupaten Poso. Setiap kendaraan yang melintas di jalur tersebut diperiksa oleh petugas keamanan. Basri sendiri kabur dari pengawalan petugas Lapas Ampana saat menjenguk keluarganya di Kabupaten Poso yang berjarak sekitar 220 kilometer dari tempatnya ditahan.. Basri diduga memanfaatkan kelengahan petugas usai melaksanakan sholat Jumat di Poso pada 19 April 2013.(*/sun)

Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026