Gubernur Sumbar izinkan bupati/wali kota "liburkan" siswa
Rabu, 18 Maret 2020 18:35 WIB
Gubernur Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit adakan jumpa pers. (ANTARA/Miko Elfisha)
Padang (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengizinkan bupati dan wali kota di provinsi itu mengambil kebijakan "meliburkan" siswa sebagai langkah antisipasi penyebaran coronavirus (COVID-19).
"Silahkan bupati dan wali kota mengambil kebijakan yang proporsional, termasuk meliburkan siswa jika benar-benar dinilai perlu," katanya di Padang, Rabu.
Libur yang dimaksud adalah tidak datang ke sekolah, tetapi tetap melakukan proses belajar di rumah. Siswa bisa mendapatkan bahan untuk belajar di rumah itu dari guru.
Atau bagi yang memiliki akses untuk belajar secara daring, maka bisa melaksanakan hal itu.
Irwan menyebut wali kota dan bupati adalah yang paling tahu kondisi daerah masing-masing, karena itu keputusan untuk meliburkan siswa atau tidak diserahkan pada masing-masing kepala daerah.
"Untuk SMA/SMK yang menjadi kewenangan provinsi, akan mengikuti kebijakan bupati dan wali kota di daerahnya. Kalau libur, siswa SMA/SMK juga libur," katanya.
Namun ia mengatakan ada beberapa pengecualian yang harus menjadi pertimbangan yaitu untuk siswa yang melaksanakan ujian.
"Khusus untuk yang ujian, harus tetap masuk sekolah. Ujian di sekolah," katanya.
Keputusan gubernur itu diambil setelah Wali Kota Bukittinggi mengambil kebijakan meliburkan siswa karena khawatir penyebaran viruscorona dari Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berinteraksi dengan masyarakat.
Kabupaten Padang Pariaman rencananya juga mengambil kebijakan yang sama untuk meliburkan siswa sementara.
Sementara itu dari 16 orang suspect corona yang telah diambil spesimennya, saat ini 4 telah keluar hasilnya negatif. Termasuk pasien dari Pesisir Selatan yang meninggal di M.Djamil.
Sebanyak 12 spesimen lagi masih menunggu hasil laboratorium di Kemenkes, termasuk pasien dari Kerinci yang meninggal di M.Djamil.(*)
"Silahkan bupati dan wali kota mengambil kebijakan yang proporsional, termasuk meliburkan siswa jika benar-benar dinilai perlu," katanya di Padang, Rabu.
Libur yang dimaksud adalah tidak datang ke sekolah, tetapi tetap melakukan proses belajar di rumah. Siswa bisa mendapatkan bahan untuk belajar di rumah itu dari guru.
Atau bagi yang memiliki akses untuk belajar secara daring, maka bisa melaksanakan hal itu.
Irwan menyebut wali kota dan bupati adalah yang paling tahu kondisi daerah masing-masing, karena itu keputusan untuk meliburkan siswa atau tidak diserahkan pada masing-masing kepala daerah.
"Untuk SMA/SMK yang menjadi kewenangan provinsi, akan mengikuti kebijakan bupati dan wali kota di daerahnya. Kalau libur, siswa SMA/SMK juga libur," katanya.
Namun ia mengatakan ada beberapa pengecualian yang harus menjadi pertimbangan yaitu untuk siswa yang melaksanakan ujian.
"Khusus untuk yang ujian, harus tetap masuk sekolah. Ujian di sekolah," katanya.
Keputusan gubernur itu diambil setelah Wali Kota Bukittinggi mengambil kebijakan meliburkan siswa karena khawatir penyebaran viruscorona dari Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berinteraksi dengan masyarakat.
Kabupaten Padang Pariaman rencananya juga mengambil kebijakan yang sama untuk meliburkan siswa sementara.
Sementara itu dari 16 orang suspect corona yang telah diambil spesimennya, saat ini 4 telah keluar hasilnya negatif. Termasuk pasien dari Pesisir Selatan yang meninggal di M.Djamil.
Sebanyak 12 spesimen lagi masih menunggu hasil laboratorium di Kemenkes, termasuk pasien dari Kerinci yang meninggal di M.Djamil.(*)
Pewarta : Miko Elfisha
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Libur Imlek 2577 Kongzili, 16.531 kursi KA lokal Divre II Sumbar masih tersedia
14 February 2026 15:53 WIB
KAI Divre II Sumbar Sediakan 31.168 Tempat Duduk untuk Libur Tahun Baru Imlek
13 February 2026 12:02 WIB
Ketahui ada PELATARAN, masyarakat cari informasi layanan pertanahan di hari libur
09 February 2026 16:17 WIB
Menteri PU Instruksikan Jalur Lembah Anai Fungsional 24 Jam Selama Libur Lebaran
28 January 2026 19:36 WIB
Antusiasme tinggi, penjualan tiket KA masa libur Isra Mi'raj lebih 100 persen
19 January 2026 21:39 WIB
KAI Divre II Sumbar sediakan 20.496 tempat duduk untuk libur Isra Mi'raj 1447 H
16 January 2026 11:03 WIB
Ayo naik kereta api, KAI Divre II Sumbar masih sediakan 30 ribu tiket selama libur Nataru
31 December 2025 20:12 WIB
Masyarakat manfaatkan layanan yang buka saat libur Nataru, urus tanah secara mandiri jadi lebih mudah
29 December 2025 18:42 WIB