Jepang: Olimpiade jalan terus meskipun Trump minta ditunda
Jumat, 13 Maret 2020 13:52 WIB
Sejumlah wanita mengenakan pakaian pendeta kuno ambil bagian dalam seremoni penyalaan Obor Olimpiade di kota kuno Olympia pada 12 Maret 2020, menjelang Olimpiade Tokyo 2020. (AFP/ARIS MESSINIS)
Jakarta, (ANTARA) - Jepang tetap menggelar Olimpiade Tokyo 2020 sebagaimana sudah dijadwalkan, kata juru bicara pemerintah Jepang Yoshihide Suga seperti dikutip Reuters di Tokyo, Jumat, setelah presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta penundaan satu tahun.
"Saya memahami pernyataan Presiden Trump, namun kami terus bekerja erat dengan IOC (Komite Olimpiade Internasional), komite penyelenggara, dan Tokyo dalam mempersiapkan Olimpiade ini seperti sudah direncanakan," kata Suga kepada wartawan.
Trump mengungkapkan Kamis bahwa penyelenggara mesti mempertimbangkan penundaan Olimpiade selama satu tahun akibat pandemi virus corona dengan menyatakan perhelatan musim panas itu tidak akan ada apa-apanya tanpa dihadiri penonton.
Dalam pembicaraan telepon antara Trump dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, kedua pemimpin tidak membahas penundaan Olimpiade Tokyo atau menggelarnya tanpa penonton, kata juru bicara senior pemerintah Naoki Okada.
"Perdana Menteri sudah tegas menyatakan bahwa dia ingin memenangkan perang melawan virus corona dan mensukseskan Olimpiade musim panas ini," tandas Okada dalam briefing media.
Okada juga mengatakan kedua pemimpin tidak membahas pembatasan perjalanan antara Jepang dan AS.
Trump pada Rabu mengumumkan bahwa AS melarang perjalanan ke Eropa demi mencegah penyebaran virus itu secara lebih jauh. (*)
"Saya memahami pernyataan Presiden Trump, namun kami terus bekerja erat dengan IOC (Komite Olimpiade Internasional), komite penyelenggara, dan Tokyo dalam mempersiapkan Olimpiade ini seperti sudah direncanakan," kata Suga kepada wartawan.
Trump mengungkapkan Kamis bahwa penyelenggara mesti mempertimbangkan penundaan Olimpiade selama satu tahun akibat pandemi virus corona dengan menyatakan perhelatan musim panas itu tidak akan ada apa-apanya tanpa dihadiri penonton.
Dalam pembicaraan telepon antara Trump dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, kedua pemimpin tidak membahas penundaan Olimpiade Tokyo atau menggelarnya tanpa penonton, kata juru bicara senior pemerintah Naoki Okada.
"Perdana Menteri sudah tegas menyatakan bahwa dia ingin memenangkan perang melawan virus corona dan mensukseskan Olimpiade musim panas ini," tandas Okada dalam briefing media.
Okada juga mengatakan kedua pemimpin tidak membahas pembatasan perjalanan antara Jepang dan AS.
Trump pada Rabu mengumumkan bahwa AS melarang perjalanan ke Eropa demi mencegah penyebaran virus itu secara lebih jauh. (*)
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Atlet Olimpiade Tokyo asal Jawa Barat Melani Putri kembali berjaya
13 September 2024 11:26 WIB, 2024
Atlet Olimpiade Tokyo pastikan satu tempat di partai final dayung PON
08 September 2024 18:58 WIB, 2024
Mutiara Rahma Putri jadikan pengalaman Olimpiade Tokyo motivasi di PON
08 September 2024 18:57 WIB, 2024
Indonesia tawarkan kerja sama tangani zoonosis dengan perguruan tinggi Jepang
23 June 2023 7:47 WIB, 2023
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Klasemen BRI Super League pekan ke-21 Jumat (13/2/2026), Malut pepet Persija, Semen Padang tetap ke-16
13 February 2026 21:24 WIB
Persib vs Borneo batal bentrok di pekan ke-21, klasemen papan atas tak bergeser
12 February 2026 7:55 WIB