Jose Mourinho kecewa berat terhadap pemain termahal Spurs
Minggu, 8 Maret 2020 6:46 WIB
Gelandang Tottenham Hotspur Tanguy Ndombele (kiri) bertarung memperebutkan bola dengan pemain Burnley Jeff Hendrick ketika kedua tim seri 1-1 dalam laga di Turf Moor, Burnley, Inggris, pada 7 Maret 2020. (REUTERS/ANDREW YATES)
Jakarta (ANTARA) - Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho tak bisa menyembunyikan kekecewaannya kepada pemain termahal klub ini dengan bayaran 54 juta pound, gelandang Tanguy Ndombele, dengan melontarkan kritik keras setelah pelatih asal Portugal itu mengganti sang gelandang pada babak pertama laga melawan Burnley yang berakhir 1-1 beberapa jam lalu.
Pemain yang dibeli pada penutupan musim dari Lyon itu kurang memberi dampak kepada tim sepanjang 45 menit pertama ketika Burnley mendominasi lapangan tengah dan dia menjadi salah satu dari dua pemain yang digantikan setelah Spurs dibobol Chris Wood pada babak pertama itu.
Masuknya Giovani Lo Celso dan Lucas Moura yang menggantikan Ndombele dan Oliver Skipp yang masih berusia 19 tahun, membuat penampilan Spurs lebih baik yang berujung kepada gol balasan Dele Alli dari tendangan penalti.
Selain memuji berubah bagusnya penampilan Spurs pada babak kedua, Mourinho juga tak menyembunyikan kekecewaannya terhadap Ndombele.
"Pada babak pertama kami tidak punya gelandang," kata Mourinho seperti dikutip Reuters.
"Tentu saja saya bukan membicarakan Skipp karena dia masih anak-anak 19 tahun yang sudah bermain dua ham dalam beberapa hari terakhir. Saya sama sekali tak mengkritik dia."
Dengan menyatakan tak mau menyembunyikan penilaiannya, Mourinho melanjutkan, "Saya harus bilang dia (Ndombele) sudah cukup masa untuk sampai ke level yang berbeda."
"Saya tahu Liga Premier itu sulit, dan beberapa pemain perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan sebuah liga yang berbeda. Tetapi seorang pemain sepotensial dia harus memberi kami lebih dari yang dia berikan kepada kami, khususnya saat Anda melihat bagaimana Lucas, Lo Celso dan pemain-pemain itu bermain. Saya tadinya berharap lebih dari dia pada babak pertama."
Mourinho menganggap pemain berusia 23 tahun itu akan sulit masuk kembali ke starting line-up.
"Dia pemain dengan talenta hebat. Dia mesti tahu bahwa dia harus berbuat lebih banyak lagi dan tahu saya tidak bisa terus memberikan dia kesempatan bermain karena tim ini jauh lebih penting," tutup dia seperti dikutip Reuters.
Pemain yang dibeli pada penutupan musim dari Lyon itu kurang memberi dampak kepada tim sepanjang 45 menit pertama ketika Burnley mendominasi lapangan tengah dan dia menjadi salah satu dari dua pemain yang digantikan setelah Spurs dibobol Chris Wood pada babak pertama itu.
Masuknya Giovani Lo Celso dan Lucas Moura yang menggantikan Ndombele dan Oliver Skipp yang masih berusia 19 tahun, membuat penampilan Spurs lebih baik yang berujung kepada gol balasan Dele Alli dari tendangan penalti.
Selain memuji berubah bagusnya penampilan Spurs pada babak kedua, Mourinho juga tak menyembunyikan kekecewaannya terhadap Ndombele.
"Pada babak pertama kami tidak punya gelandang," kata Mourinho seperti dikutip Reuters.
"Tentu saja saya bukan membicarakan Skipp karena dia masih anak-anak 19 tahun yang sudah bermain dua ham dalam beberapa hari terakhir. Saya sama sekali tak mengkritik dia."
Dengan menyatakan tak mau menyembunyikan penilaiannya, Mourinho melanjutkan, "Saya harus bilang dia (Ndombele) sudah cukup masa untuk sampai ke level yang berbeda."
"Saya tahu Liga Premier itu sulit, dan beberapa pemain perlu waktu lama untuk beradaptasi dengan sebuah liga yang berbeda. Tetapi seorang pemain sepotensial dia harus memberi kami lebih dari yang dia berikan kepada kami, khususnya saat Anda melihat bagaimana Lucas, Lo Celso dan pemain-pemain itu bermain. Saya tadinya berharap lebih dari dia pada babak pertama."
Mourinho menganggap pemain berusia 23 tahun itu akan sulit masuk kembali ke starting line-up.
"Dia pemain dengan talenta hebat. Dia mesti tahu bahwa dia harus berbuat lebih banyak lagi dan tahu saya tidak bisa terus memberikan dia kesempatan bermain karena tim ini jauh lebih penting," tutup dia seperti dikutip Reuters.
Pewarta : Jafar M Sidik
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Resmi perpanjang kontrak, Thomas Tuchel akan terus latih Inggris hingga 2028
13 February 2026 4:41 WIB
Nusron Wahid sambut positif rencana Presiden Prabowo bangun gedung umat di eks-Kedubes Inggris
10 February 2026 10:05 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Klasemen BRI Super Legue pekan ke-21, Sabtu (14/2/2026), edisi tuan rumah kalah
14 February 2026 21:28 WIB
Klasemen BRI Super League pekan ke-21 Jumat (13/2/2026), Malut pepet Persija, Semen Padang tetap ke-16
13 February 2026 21:24 WIB
Malut United jamu Persijap Jumat (13/2/2026) dan pengaruhnya ke posisi Semen Padang FC
13 February 2026 17:36 WIB