Wall Street ditutup bervariasi
Sabtu, 15 Februari 2020 6:46 WIB
Ilustrasi - Para pialang sedang bekerja di Bursa Efek NewYork, Wall Street, Amerika Serikat. ANTARA/REUTERS (ANTARA/REUTERS)
New York (ANTARA) - Saham-saham di Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor mencerna data ekonomi terbaru serta laporan laba triwulanan beberapa perusahaan di tengah meningkatnya ancaman Covid-19 (Corona Virus Disease 209).
Saham-saham AS menguat di akhir sesi setelah laporan CNBC, mengutip satu sumber, bahwa Gedung Putih mempertimbangkan insentif pajak bagi warga Amerika untuk membeli saham.
Investor juga masih berusaha untuk mengukur dampak ekonomi dari wabah virus corona China, dengan adanya laporan dari otoritas kesehatan China yang mengatakan lebih dari 5.000 kasus baru pada Jumat (14/2/2020).
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 25,23 poin atau 0,09 persen, menjadi berakhir di 29.398,08 poin. Indeks S&P 500 bertambah 6,22 poin atau 0,18 persen, menjadi ditutup di 3.380,16 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 19,21 poin atau 0,20 persen, menjadi 9.731,18 poin.
Dalam data ekonomi, indeks sentimen konsumen Universitas Michigan berada di 100,9 untuk Februari, lebih tinggi dari 99,8 pada Januari.
Perkiraan awal penjualan ritel dan layanan makanan AS untuk Januari 2020, disesuaikan untuk variasi musiman serta perbedaan hari libur dan perdagangan, tetapi tidak untuk perubahan harga, mencapai 529,8 miliar dolar AS, meningkat 0,3 persen dari bulan sebelumnya, dan 4,4 persen di atas Januari 2019, Departemen Perdagangan AS mengatakan Jumat (14/2/2020).
Dalam berita perusahaan, Nvidia melaporkan hasil kuartalan pada Kamis (13/2/2020) setelah bel penutupan yang mengalahkan ekspektasi analis.
Perusahaan semikonduktor itu mencatat pendapatan 3,11 miliar dolar AS, naik 41 persen dari tahun sebelumnya, dengan laba per saham dilusian mencapai 1,53 dolar AS, naik 66 persen dari setahun lalu. Saham Nvidia melonjak tujuh persen untuk hari itu.
Pasar Amerika Serikat akan ditutup pada Senin (17/2/2020) untuk Hari Presiden. (*)
Saham-saham AS menguat di akhir sesi setelah laporan CNBC, mengutip satu sumber, bahwa Gedung Putih mempertimbangkan insentif pajak bagi warga Amerika untuk membeli saham.
Investor juga masih berusaha untuk mengukur dampak ekonomi dari wabah virus corona China, dengan adanya laporan dari otoritas kesehatan China yang mengatakan lebih dari 5.000 kasus baru pada Jumat (14/2/2020).
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 25,23 poin atau 0,09 persen, menjadi berakhir di 29.398,08 poin. Indeks S&P 500 bertambah 6,22 poin atau 0,18 persen, menjadi ditutup di 3.380,16 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 19,21 poin atau 0,20 persen, menjadi 9.731,18 poin.
Dalam data ekonomi, indeks sentimen konsumen Universitas Michigan berada di 100,9 untuk Februari, lebih tinggi dari 99,8 pada Januari.
Perkiraan awal penjualan ritel dan layanan makanan AS untuk Januari 2020, disesuaikan untuk variasi musiman serta perbedaan hari libur dan perdagangan, tetapi tidak untuk perubahan harga, mencapai 529,8 miliar dolar AS, meningkat 0,3 persen dari bulan sebelumnya, dan 4,4 persen di atas Januari 2019, Departemen Perdagangan AS mengatakan Jumat (14/2/2020).
Dalam berita perusahaan, Nvidia melaporkan hasil kuartalan pada Kamis (13/2/2020) setelah bel penutupan yang mengalahkan ekspektasi analis.
Perusahaan semikonduktor itu mencatat pendapatan 3,11 miliar dolar AS, naik 41 persen dari tahun sebelumnya, dengan laba per saham dilusian mencapai 1,53 dolar AS, naik 66 persen dari setahun lalu. Saham Nvidia melonjak tujuh persen untuk hari itu.
Pasar Amerika Serikat akan ditutup pada Senin (17/2/2020) untuk Hari Presiden. (*)
Pewarta : Apep Suhendar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan, pasar tunggu negosiasi RI-Amerika Serikat
09 April 2025 9:18 WIB
Saham Wall Street ditutup lebih tinggi, Dow bukukan kenaikan hari kedelapan
20 July 2023 7:41 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Sabtu pagi berakhir turun tajam tertekan kecemasan penularan bank
18 March 2023 6:47 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Selasa pagi sebagian besar turun terseret saham bank, Nasdaq menguat
14 March 2023 7:09 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam, investor bidik data pekerjaan mendatang
09 March 2023 7:11 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Rabu pagi anjlok imbas Powell isyaratkan kenaikan suku bunga lebih tajam
08 March 2023 6:28 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Selasa pagi ditutup beragam jelang kesaksian Powell, laporan pekerjaan
07 March 2023 6:34 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Jumat pagi menetap lebih tinggi setelah imbal hasil obligasi melemah
03 March 2023 6:20 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB
Minggu (08/02/2026) hari ini, Harga emas UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr
08 February 2026 9:00 WIB
Sabtu (07/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,961 juta/gr dan Galeri24 Rp2,946 juta/gr
07 February 2026 8:53 WIB