Muncul dadakan, 60 koperasi di Pasaman Barat terancam dibubarkan
Kamis, 21 November 2019 22:59 WIB
Ilustrasi - Koperasi Indonesia . (Ist)
Simpang Empat (ANTARA) - Sekitar 60 koperasi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) diusulkan untuk dibubarkan karena tidak aktif lagi.
"Kita telah mengusulkan pembubaran 60 koperasi ke pemerintah pusat dan masih menunggu keputusan," kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM Pasaman Barat, Ali Zamar di Simpang Empat, Kamis.
Ia mengatakan 60 koperasi itu benar-benar tidak aktif karena kemunculan koperasi itu bersifat dadakan. "Pengurus dan kantor koperasi itu saja tidak ada," ujarnya.
"Kami telah berupaya mencari keberadaan koperasi tersebut namun tidak ada. Berdasarkan hal itu maka kami mengusulkan pembubaran," ujarnya.
Terhadap koperasi yang tidak aktif yang masih dibina sekitar 50 koperasi.
"Koperasi yang tidak aktif tersebut disebabkan dililit permasalahan internal, terutama konflik antara pengurus dan anggota. Namun koperasi ini masih bisa dilakukan pembinaan," katanya.
Ia menyebutkan saat ini jumlah koperasi di Pasaman Barat ada sekitar 383 koperasi. Koperasi yang sudah memiliki Nomor Induk Koperasi berjumlah 145 koperasi.
"Koperasi yang aktif ada sekitar 273 koperasi sedangkan yang dilakukan pembinaan ada sekitar 50 koperasi," ujarnya.
Ia menjelaskan koperasi yang tidak aktif disebabkan oleh pelbagai permasalahan. Selain masalah anggota dan pengurus juga persoalan keuangan yang tidak transparan dari pengurus kepada anggota.
Menurutnya, seharusnya pengurus harus transparan dan jujur kepada anggota. Pasalnya, hak tertinggi pada sebuah koperasi berada di tangan anggota.
Jika pengurus koperasi transparan kepada anggota, koperasi akan berjalan dengan baik dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Pasaman Barat memiliki potensi di bidang perkebunan, pertanian, dan kelautan yang perlu dikelola dengan sebuah koperasi yang sehat. Persoalan inilah yang akan kami benahi, baik harmonisasi antara pengurus dan anggota maupun pembinaan keuangan," katanya.
Sedangkan terhadap koperasi aktif, pihaknya terus melakukan pembinaan, pelatihan dan memfasilitasi untuk melakukan pinjaman kepihak ketiga untuk memajukan usahanya.
"Koperasi yang dibina juga memperlihatkan prestasi yang cukup membanggakan. Terbukti Koperasi Perintis memperoleh juara nasional sebagai koperasi produsen pada 2019," sebutnya. (*)
"Kita telah mengusulkan pembubaran 60 koperasi ke pemerintah pusat dan masih menunggu keputusan," kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM Pasaman Barat, Ali Zamar di Simpang Empat, Kamis.
Ia mengatakan 60 koperasi itu benar-benar tidak aktif karena kemunculan koperasi itu bersifat dadakan. "Pengurus dan kantor koperasi itu saja tidak ada," ujarnya.
"Kami telah berupaya mencari keberadaan koperasi tersebut namun tidak ada. Berdasarkan hal itu maka kami mengusulkan pembubaran," ujarnya.
Terhadap koperasi yang tidak aktif yang masih dibina sekitar 50 koperasi.
"Koperasi yang tidak aktif tersebut disebabkan dililit permasalahan internal, terutama konflik antara pengurus dan anggota. Namun koperasi ini masih bisa dilakukan pembinaan," katanya.
Ia menyebutkan saat ini jumlah koperasi di Pasaman Barat ada sekitar 383 koperasi. Koperasi yang sudah memiliki Nomor Induk Koperasi berjumlah 145 koperasi.
"Koperasi yang aktif ada sekitar 273 koperasi sedangkan yang dilakukan pembinaan ada sekitar 50 koperasi," ujarnya.
Ia menjelaskan koperasi yang tidak aktif disebabkan oleh pelbagai permasalahan. Selain masalah anggota dan pengurus juga persoalan keuangan yang tidak transparan dari pengurus kepada anggota.
Menurutnya, seharusnya pengurus harus transparan dan jujur kepada anggota. Pasalnya, hak tertinggi pada sebuah koperasi berada di tangan anggota.
Jika pengurus koperasi transparan kepada anggota, koperasi akan berjalan dengan baik dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Pasaman Barat memiliki potensi di bidang perkebunan, pertanian, dan kelautan yang perlu dikelola dengan sebuah koperasi yang sehat. Persoalan inilah yang akan kami benahi, baik harmonisasi antara pengurus dan anggota maupun pembinaan keuangan," katanya.
Sedangkan terhadap koperasi aktif, pihaknya terus melakukan pembinaan, pelatihan dan memfasilitasi untuk melakukan pinjaman kepihak ketiga untuk memajukan usahanya.
"Koperasi yang dibina juga memperlihatkan prestasi yang cukup membanggakan. Terbukti Koperasi Perintis memperoleh juara nasional sebagai koperasi produsen pada 2019," sebutnya. (*)
Pewarta : Altas Maulana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (16/02/2025) hari ini tak bergerak
16 February 2026 8:40 WIB
WFA Lebaran 2026 Ditetapkan, Pemerintah Imbau Perusahaan Tak Pangkas Cuti Karyawan
12 February 2026 16:03 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Persib vs Borneo batal bentrok di pekan ke-21, klasemen papan atas tak bergeser
12 February 2026 7:55 WIB
Carrick akui Manchester United tak maksimal saat diimbangi West Ham United
11 February 2026 13:17 WIB
Coach Matias Ibo di Bulan K3 Semen Padang: Latihan Fisik Tak Harus Berat, tapi Harus Konsisten
11 February 2026 12:27 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (16/02/2025) hari ini tak bergerak
16 February 2026 8:40 WIB
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB