Rupiah akhir pekan diprediksi menguat usai BI turunkan suku bunga
Jumat, 20 September 2019 11:18 WIB
Uang rupiah dan dolar AS. ANTARA/Shutterstock/pri
Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan diprediksi menguat pasca-Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuannya.
"Dolar Hong Kong dan dolar Singapura kompak dibuka menguat terhadap dolar AS, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah menuju kisaran Rp14.000 sampai Rp14.050 per dolar," kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) Kamis kemarin memutuskan suku bunga acuan BI (7DRR) turun 25 basis poin menjadi 5,25 persen.
Begitupun dengan suku bunga deposit facility dan lending facility juga turun 25 bps, menjadi 4,5 persen dan 5,5 persen.
Keputusan tersebut dengan pertimbangan inflasi yang masih rendah dan menjaga imbal hasil yang menarik.
Sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, BI juga melakukan bauran kebijakan makroprudensial yang dapat meningkatkan penyaluran kredit dan permintaan kredit.
Pada pukul 10.57 WIB, rupiah masih melemah 10 poin atau 0,207 persen menjadi Rp14.070 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.060 per dolar AS.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.085 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.099 per dolar AS.(*)
"Dolar Hong Kong dan dolar Singapura kompak dibuka menguat terhadap dolar AS, yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah menuju kisaran Rp14.000 sampai Rp14.050 per dolar," kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Jumat.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) Kamis kemarin memutuskan suku bunga acuan BI (7DRR) turun 25 basis poin menjadi 5,25 persen.
Begitupun dengan suku bunga deposit facility dan lending facility juga turun 25 bps, menjadi 4,5 persen dan 5,5 persen.
Keputusan tersebut dengan pertimbangan inflasi yang masih rendah dan menjaga imbal hasil yang menarik.
Sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, BI juga melakukan bauran kebijakan makroprudensial yang dapat meningkatkan penyaluran kredit dan permintaan kredit.
Pada pukul 10.57 WIB, rupiah masih melemah 10 poin atau 0,207 persen menjadi Rp14.070 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.060 per dolar AS.
Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.085 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.099 per dolar AS.(*)
Pewarta : Citro Atmoko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB