IHSG menguat seiring meredanya tekanan perang dagang AS dan China
Jumat, 6 September 2019 10:17 WIB
Ilustrasi - Sejumlah pengunjung duduk berlatar belakang pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aa).
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi, dibuka menguat seiring menurunnya tekanan pasar akibat perselisihan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.
IHSG dibuka menguat 22,61 poin atau 0,36 persen ke posisi 6.329,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 6,19 poin atau 0,63 persen menjadi 992,39.
"Meredanya tensi dagang China-AS, memudarnya kekhawatiran akan perlambatan ekonomi dan tekanan aksi jual yang mulai menipis menjadi motor penggerak IHSG hari ini," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat.
Pagi ini bursa regional terpantau kompak menguat didorong oleh kabar bahwa China dan AS sepakat untuk melanjutkan negosiasi dagang pada awal Oktober.
Selain itu, data ekonomi AS yang masih kuat memudarkan kekhawatiran terkait perlambatan ekonomi global.
Mayoritas saham Asia pada Kamis (5/9), menguat seiring secercah harapan dalam perang perdagangan global setelah para pejabat dari AS dan China berjuang untuk menyepakati pembicaraan baru.
Kemudian, anggota parlemen Inggris yang bergerak untuk memblokir kesepakatan Brexit tanpa kesepakatan dan pemimpin Hong Kong yang berusaha memadamkan kerusuhan di pusat keuangan utama Asia, menjadi katalis positif.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 142,13 poin (0,67 persen) ke 20.228,07, indeks Hang Seng menguat 162,48 poin atau 0,61 persen ke 25.678,01, dan indeks Straits Times menguat 11,42 poin (0,36 persen) ke posisi 3.158,48.
IHSG dibuka menguat 22,61 poin atau 0,36 persen ke posisi 6.329,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 6,19 poin atau 0,63 persen menjadi 992,39.
"Meredanya tensi dagang China-AS, memudarnya kekhawatiran akan perlambatan ekonomi dan tekanan aksi jual yang mulai menipis menjadi motor penggerak IHSG hari ini," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat.
Pagi ini bursa regional terpantau kompak menguat didorong oleh kabar bahwa China dan AS sepakat untuk melanjutkan negosiasi dagang pada awal Oktober.
Selain itu, data ekonomi AS yang masih kuat memudarkan kekhawatiran terkait perlambatan ekonomi global.
Mayoritas saham Asia pada Kamis (5/9), menguat seiring secercah harapan dalam perang perdagangan global setelah para pejabat dari AS dan China berjuang untuk menyepakati pembicaraan baru.
Kemudian, anggota parlemen Inggris yang bergerak untuk memblokir kesepakatan Brexit tanpa kesepakatan dan pemimpin Hong Kong yang berusaha memadamkan kerusuhan di pusat keuangan utama Asia, menjadi katalis positif.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 142,13 poin (0,67 persen) ke 20.228,07, indeks Hang Seng menguat 162,48 poin atau 0,61 persen ke 25.678,01, dan indeks Straits Times menguat 11,42 poin (0,36 persen) ke posisi 3.158,48.
Pewarta : Citro Atmoko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB