IHSG Kamis pagi dibuka menguat 6,54 poin
Kamis, 29 Agustus 2019 9:46 WIB
Ilustrasi - Karyawan beraktivitas di dekat grafik pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj).
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi, dibuka menguat pada saat bursa saham regional Asia terkoreksi.
IHSG dibuka menguat 6,54 poin atau 0,1 persen ke posisi 6.288,19. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,62 poin atau 0,17 persen menjadi 981,75.
Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis, mengatakan pasar saham masih dipengaruhi faktor eksternal, sementara insentif positif dari domestik masih terbatas.
"Di sisi lain, saham AS ditutup menguat pada Rabu seiring redanya kekhawatiran resesi. Faktor dari pasar AS ini lebih dapat memberikan peluang bagi IHSG untuk bisa kembali menguat pada perdagangan saham hari ini," ujar Alfiansyah.
Menurut Alfiansyah, pelaku pasar tetap akan menyikapi kondisi ekonomi dunia yang sudah terkonfirmasi melemah setelah tanda-tanda krisis ekonomi global mulai bermunculan.
Hampir semua negara di dunia mengalami situasi pelemahan ekonomi. Salah satu penyebab utamanya adalah perang dagang antara AS dan China, yang membuat perdagangan dunia mengempis.
Singapura sudah mengalami resesi ekonomi akibat perang dagang, karena secara geopolitik sulit bagi Singapura sebab negara tersebut dekat dengan AS dan juga China.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 87,87 poin (0,43 persen) ke 20.391,55, indeks Hang Seng melemah 136,44 poin atau 0,53 persen ke 25.479,04, dan indeks Straits Times melemah 8,91 poin (0,29 persen) ke posisi 3.047,56.
IHSG dibuka menguat 6,54 poin atau 0,1 persen ke posisi 6.288,19. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,62 poin atau 0,17 persen menjadi 981,75.
Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis, mengatakan pasar saham masih dipengaruhi faktor eksternal, sementara insentif positif dari domestik masih terbatas.
"Di sisi lain, saham AS ditutup menguat pada Rabu seiring redanya kekhawatiran resesi. Faktor dari pasar AS ini lebih dapat memberikan peluang bagi IHSG untuk bisa kembali menguat pada perdagangan saham hari ini," ujar Alfiansyah.
Menurut Alfiansyah, pelaku pasar tetap akan menyikapi kondisi ekonomi dunia yang sudah terkonfirmasi melemah setelah tanda-tanda krisis ekonomi global mulai bermunculan.
Hampir semua negara di dunia mengalami situasi pelemahan ekonomi. Salah satu penyebab utamanya adalah perang dagang antara AS dan China, yang membuat perdagangan dunia mengempis.
Singapura sudah mengalami resesi ekonomi akibat perang dagang, karena secara geopolitik sulit bagi Singapura sebab negara tersebut dekat dengan AS dan juga China.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 87,87 poin (0,43 persen) ke 20.391,55, indeks Hang Seng melemah 136,44 poin atau 0,53 persen ke 25.479,04, dan indeks Straits Times melemah 8,91 poin (0,29 persen) ke posisi 3.047,56.
Pewarta : Citro Atmoko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB