Wasit Kamerun akan pimpin laga pembuka Mesir lawan Zimbabwe
Jumat, 21 Juni 2019 6:28 WIB
Wasit asal Kamerun, Alioum Alioum. (cafonline.com)
Jakarta, (ANTARA) - Wasit asal Kamerun, Alioum Alioum, ditunjuk memimpin laga pembukaan Piala Afrika 2019 antara tuan rumah Mesir melawan Zimbabwe di Stadion Internasional Kairo, Jumat setempat atau Sabtu (22/6) dini hari WIB.
Wasit berusia 36 tahun itu merupakan salah satu yang paling berpengalaman di antara para pengadil di Afrika, termasuk sudah memimpin pertandingan di empat edisi Piala Afrika sebelumnya, demikian dilansir laman resmi turnamen, Jumat dini hari WIB.
Alioum, yang juga merupakan anggota tentara angkatan udara Kamerun, juga sempat dipercaya FIFA menjadi salah satu wasit di putaran final Piala Dunia 2014 di Brazil.
Rekan senagaranya, Evarist Menkouande, dan wasit asal Senegal El Hadji Malick Samba akan mendampingi Alioum sebagai asisten wasit.
Laga pembukaan antara Mesir dan Zimbabwe menandai dimulainya edisi ke-32 kejuaraan sepak bola paling bergengsi di benua itu.
Mesir, di atas kertas jadi tim yang paling dijagokan untuk menjadi juara di tanah sendiri untuk menajamkan catatan mereka sebagai tim tersukses dengan tujuh kali juara.
Sementara Zimbabwe untuk kali keempat ambil bagian di putaran final Piala Afrika, namun mereka tak pernah bisa meloloskan diri dari fase penyisihan grup. (*)
Wasit berusia 36 tahun itu merupakan salah satu yang paling berpengalaman di antara para pengadil di Afrika, termasuk sudah memimpin pertandingan di empat edisi Piala Afrika sebelumnya, demikian dilansir laman resmi turnamen, Jumat dini hari WIB.
Alioum, yang juga merupakan anggota tentara angkatan udara Kamerun, juga sempat dipercaya FIFA menjadi salah satu wasit di putaran final Piala Dunia 2014 di Brazil.
Rekan senagaranya, Evarist Menkouande, dan wasit asal Senegal El Hadji Malick Samba akan mendampingi Alioum sebagai asisten wasit.
Laga pembukaan antara Mesir dan Zimbabwe menandai dimulainya edisi ke-32 kejuaraan sepak bola paling bergengsi di benua itu.
Mesir, di atas kertas jadi tim yang paling dijagokan untuk menjadi juara di tanah sendiri untuk menajamkan catatan mereka sebagai tim tersukses dengan tujuh kali juara.
Sementara Zimbabwe untuk kali keempat ambil bagian di putaran final Piala Afrika, namun mereka tak pernah bisa meloloskan diri dari fase penyisihan grup. (*)
Pewarta : Gilang Galiartha
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim PMKM UNP bantu tingkatkan keterampilan Bahasa Inggris wasit tenis se-Kota Padang
06 September 2025 8:08 WIB
IPF Sumbar dan Semen Padang Schools gelar pelatihan wasit dan pelatih Pickleball
30 April 2025 10:07 WIB, 2025
Antonio Rudiger terancam sanksi larangan bertanding usai lempar benda ke wasit
27 April 2025 18:44 WIB, 2025
Arya Sinulingga bantah kabar PSSI belum layangkan protes resmi ke AFC
14 October 2024 5:13 WIB, 2024
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Piala Asia 2027 : Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar dan Thailand
10 May 2026 5:16 WIB