Situasi Jakarta kondusif, IHSG kembali tembus 6.000
Kamis, 23 Mei 2019 18:00 WIB
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Plaza Mandiri, Jakarta, . ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.
Jakarta, (ANTARA) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat menembus level 6.000 karena kondusifnya ibukota Jakarta setelah dilanda aksi demo yang menolak hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).
IHSG ditutup menguat 93,06 poin atau 1,57 persen ke posisi 6.032,7. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 22,22 poin atau 2,41 persen menjadi 943,96.
"Menguatnya IHSG ditopang sentimen domestik yaitu demo 22 mei yang berjalan kondusif, tidak seperti sebelumnya yang ricuh," kata analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Kamis.
Sementara itu dari eksternal, lanjut Mino, sentimennya masih sama yaitu terkait perang dagang antara Amerika Serikat dan China namun tidak terlalu berpengaruh terhadap IHSG.
Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau hingga penutupan bursa saham.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau "net foreign sell" sebesar Rp546,25 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 413.964 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,51 miliar lembar saham senilai Rp8,4 triliun. Sebanyak 294 saham naik, 135 saham menurun, dan 116 saham tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 132,23 poin (0,62 persen) ke 21.151,14, indeks Hang Seng melemah 438,81 poin (1,58 persen) ke 27.267,13, dan indeks Straits Times melemah 22,42 poin (0,7 persen) ke posisi 3.160,72. (*)
IHSG ditutup menguat 93,06 poin atau 1,57 persen ke posisi 6.032,7. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 22,22 poin atau 2,41 persen menjadi 943,96.
"Menguatnya IHSG ditopang sentimen domestik yaitu demo 22 mei yang berjalan kondusif, tidak seperti sebelumnya yang ricuh," kata analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Kamis.
Sementara itu dari eksternal, lanjut Mino, sentimennya masih sama yaitu terkait perang dagang antara Amerika Serikat dan China namun tidak terlalu berpengaruh terhadap IHSG.
Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau hingga penutupan bursa saham.
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau "net foreign sell" sebesar Rp546,25 miliar.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 413.964 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,51 miliar lembar saham senilai Rp8,4 triliun. Sebanyak 294 saham naik, 135 saham menurun, dan 116 saham tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 132,23 poin (0,62 persen) ke 21.151,14, indeks Hang Seng melemah 438,81 poin (1,58 persen) ke 27.267,13, dan indeks Straits Times melemah 22,42 poin (0,7 persen) ke posisi 3.160,72. (*)
Pewarta : Citro Atmoko
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Solidaritas Nasional menguat, Mahyeldi Tegaskan Sumatera Barat tidak sendiri hadapi bencana
31 December 2025 9:11 WIB
Saat Badai Menguji, Kebersamaan Menguat: PLN, TNI, dan Polri Sigap Pulihkan Cahaya Sumbar
04 December 2025 16:21 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Kabar cabai rawit terkini, Bapanas sebut ongkos distribusi tentukan harga
16 February 2026 14:27 WIB
Harga emas batangan Antam turun Rp14.000 jadi Rp2,94 juta per gram, Senin (16/02/2026)
16 February 2026 9:21 WIB
Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (16/02/2025) hari ini tak bergerak
16 February 2026 8:40 WIB
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB