Wall Street naik didukung data positif dan prospek perdagangan bullish
Sabtu, 30 Maret 2019 8:24 WIB
Wall street. (REUTERS/Andrew Kelly)
New York, (ANTARA) - Saham-saham Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor terus mengawasi perkembangan terbaru terkait perdagangan global dan mencerna sejumlah data ekonomi yang menggembirakan.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 211,22 poin atau 0,82 persen, menjadi ditutup di 25.928,68 poin. Indeks S&P 500 meningkat 18,96 poin atau 0,67 persen, menjadi berakhir di 2.834,40 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 60,16 poin atau 0,78 persen, menjadi ditutup di 7.729,32 poin.
Sentimen investor mendapat dukungan dari prospek yang menjanjikan tentang perdagangan global pada Jumat (29/3).
Saham raksasa manufaktur AS, Caterpillar dan Boeing, keduanya peka terhadap perdagangan global, masing-masing naik hampir 2,4 persen dan hampir 1,9 persen.
Saham Lyft melonjak lebih dari 8,7 persen, setelah perusahaan perjalanan AS itu mulai melakukan perdagangan di pasar umum pada Jumat (29/3), menandai debut pertama dalam gelombang perusahaan teknologi kelas berat yang diharapkan go public tahun ini.
Namun saham Comcast turun hampir 1,1 persen, karena Royal Bank of Canada menurunkan peringkat konglomerat telekomunikasi AS itu menjadi "sector perform" dari "outperform", karena perkiraan yang lebih rendah untuk pelanggan broadband dan video.
Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor perawatan kesehatan naik hampir 1,2 persen, memimpin para peraih keuntungan.
Di sisi ekonomi, sentimen konsumen juga membaik untuk bulan kedua berturut-turut pada Maret.
Indeks sentimen konsumen Universitas Michigan naik ke angka 98,4 dari 93,8 pada bulan sebelumnya, sedikit di atas rata-rata 97,2 yang tercatat dalam 26 bulan terakhir, universitas mengatakan dalam survei terbaru yang dirilis pada Jumat (29/3).
Kenaikan indeks sentimen pada Maret sepenuhnya karena rumah tangga-rumah tangga dengan pendapatan di dua pertiga terbawah dari distribusi pendapatan, sementara rumah tangga-rumah tangga dengan pendapatan di sepertiga teratas turun, menurut Richard Curtin,kepala ekonom survei konsumen.
Demikian pula, belanja konsumen AS sedikit meningkat pada Januari. Pengeluaran konsumen biasanya menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS.
Pengeluaran konsumsi pribadi meningkat 8,6 miliar dolar AS atau 0,1 persen, Departemen Perdagangan AS mengatakan Jumat (29/3).
Pertumbuhan tersebut terutama dikontribusi oleh meningkatnya pengeluaran untuk jasa-jasa, termasuk jasa keuangan dan asuransi, yang mengimbangi penurunan belanja barang. (*)
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 211,22 poin atau 0,82 persen, menjadi ditutup di 25.928,68 poin. Indeks S&P 500 meningkat 18,96 poin atau 0,67 persen, menjadi berakhir di 2.834,40 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 60,16 poin atau 0,78 persen, menjadi ditutup di 7.729,32 poin.
Sentimen investor mendapat dukungan dari prospek yang menjanjikan tentang perdagangan global pada Jumat (29/3).
Saham raksasa manufaktur AS, Caterpillar dan Boeing, keduanya peka terhadap perdagangan global, masing-masing naik hampir 2,4 persen dan hampir 1,9 persen.
Saham Lyft melonjak lebih dari 8,7 persen, setelah perusahaan perjalanan AS itu mulai melakukan perdagangan di pasar umum pada Jumat (29/3), menandai debut pertama dalam gelombang perusahaan teknologi kelas berat yang diharapkan go public tahun ini.
Namun saham Comcast turun hampir 1,1 persen, karena Royal Bank of Canada menurunkan peringkat konglomerat telekomunikasi AS itu menjadi "sector perform" dari "outperform", karena perkiraan yang lebih rendah untuk pelanggan broadband dan video.
Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor perawatan kesehatan naik hampir 1,2 persen, memimpin para peraih keuntungan.
Di sisi ekonomi, sentimen konsumen juga membaik untuk bulan kedua berturut-turut pada Maret.
Indeks sentimen konsumen Universitas Michigan naik ke angka 98,4 dari 93,8 pada bulan sebelumnya, sedikit di atas rata-rata 97,2 yang tercatat dalam 26 bulan terakhir, universitas mengatakan dalam survei terbaru yang dirilis pada Jumat (29/3).
Kenaikan indeks sentimen pada Maret sepenuhnya karena rumah tangga-rumah tangga dengan pendapatan di dua pertiga terbawah dari distribusi pendapatan, sementara rumah tangga-rumah tangga dengan pendapatan di sepertiga teratas turun, menurut Richard Curtin,kepala ekonom survei konsumen.
Demikian pula, belanja konsumen AS sedikit meningkat pada Januari. Pengeluaran konsumen biasanya menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS.
Pengeluaran konsumsi pribadi meningkat 8,6 miliar dolar AS atau 0,1 persen, Departemen Perdagangan AS mengatakan Jumat (29/3).
Pertumbuhan tersebut terutama dikontribusi oleh meningkatnya pengeluaran untuk jasa-jasa, termasuk jasa keuangan dan asuransi, yang mengimbangi penurunan belanja barang. (*)
Pewarta : Apep Suhendar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan, pasar tunggu negosiasi RI-Amerika Serikat
09 April 2025 9:18 WIB
Saham Wall Street ditutup lebih tinggi, Dow bukukan kenaikan hari kedelapan
20 July 2023 7:41 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Sabtu pagi berakhir turun tajam tertekan kecemasan penularan bank
18 March 2023 6:47 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Selasa pagi sebagian besar turun terseret saham bank, Nasdaq menguat
14 March 2023 7:09 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam, investor bidik data pekerjaan mendatang
09 March 2023 7:11 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Rabu pagi anjlok imbas Powell isyaratkan kenaikan suku bunga lebih tajam
08 March 2023 6:28 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Selasa pagi ditutup beragam jelang kesaksian Powell, laporan pekerjaan
07 March 2023 6:34 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Jumat pagi menetap lebih tinggi setelah imbal hasil obligasi melemah
03 March 2023 6:20 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB