Empat kecamatan di Padang rawan banjir dan longsor
Senin, 15 Oktober 2018 17:03 WIB
Kepala Pelaksana BPBD Padang Edi Hasymi. (ANTARA Sumbar/Fathul Abdi)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), memetakan empat kecamatan yang rawan banjir dan longsor di daerah setempat.
"Berdasarkan pemetaan ada empat kecamatan yang dinilai rawan banjir dan longsor, yaitu Koto Tangah, Lubuk Kilangan, Padang Selatan, dan Nanggalo," kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Edi Hasymi, di Padang, Senin.
Karena hal tersebut, ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan saat kondisi cuaca buruk.
"Bila hujan turun lebih dari dua jam, warga harus meningkatkan siaga dan kewaspadaan, terutama yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor," katanya.
Ia juga meminta masyarakat untuk bersedia ketika petugas melakukan evakuasi demi menekan risiko saat bencana.
"Jika petugas memerintahkan evakuasi maka harus diikuti, jangan tunggu kondisi kritis dulu baru minta dievakuasi," jelasnya.
Warga juga diminta mewaspadai pohon tumbang, dengan tidak berteduh atau berhenti di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau di Padang Pariaman memperkirakan wilayah Sumbar akan diguyur hujan dengan intensitas sedang dalam durasi yang lama hingga beberapa hari ke depan.
"Secara klimatologi saat ini terjadi kecenderungan peningkatan curah hujan akibat pola sirkulasi tekanan rendah di wilayah Kepulauan Mentawai sehingga memicu hujan di sepanjang wilayah pesisir Sumbar," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha, diwawancarai beberapa waktu lalu.
Selain itu, menurutnya memasuki Oktober hingga Desember juga merupakan musim hujan di Sumbar.
Wilayah yang berpotensi hujan tersebut mulai dari Pesisir Selatan, Padang, Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, Bukitinggi, Limapuluh Kota hingga Solok dan Solok Selatan.
"Hujan diperkirakan terjadi dalam durasi panjang sekitar tiga hingga empat jam," kata dia.
Ia mengingatkan karena intensitas hujan yang tinggi maka berpotensi terjadi banjir dan kejenuhan tanah juga meningkat sehingga berpotensi longsor. (*)
"Berdasarkan pemetaan ada empat kecamatan yang dinilai rawan banjir dan longsor, yaitu Koto Tangah, Lubuk Kilangan, Padang Selatan, dan Nanggalo," kata Kepala Pelaksana BPBD Padang Edi Hasymi, di Padang, Senin.
Karena hal tersebut, ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan saat kondisi cuaca buruk.
"Bila hujan turun lebih dari dua jam, warga harus meningkatkan siaga dan kewaspadaan, terutama yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor," katanya.
Ia juga meminta masyarakat untuk bersedia ketika petugas melakukan evakuasi demi menekan risiko saat bencana.
"Jika petugas memerintahkan evakuasi maka harus diikuti, jangan tunggu kondisi kritis dulu baru minta dievakuasi," jelasnya.
Warga juga diminta mewaspadai pohon tumbang, dengan tidak berteduh atau berhenti di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau di Padang Pariaman memperkirakan wilayah Sumbar akan diguyur hujan dengan intensitas sedang dalam durasi yang lama hingga beberapa hari ke depan.
"Secara klimatologi saat ini terjadi kecenderungan peningkatan curah hujan akibat pola sirkulasi tekanan rendah di wilayah Kepulauan Mentawai sehingga memicu hujan di sepanjang wilayah pesisir Sumbar," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha, diwawancarai beberapa waktu lalu.
Selain itu, menurutnya memasuki Oktober hingga Desember juga merupakan musim hujan di Sumbar.
Wilayah yang berpotensi hujan tersebut mulai dari Pesisir Selatan, Padang, Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, Bukitinggi, Limapuluh Kota hingga Solok dan Solok Selatan.
"Hujan diperkirakan terjadi dalam durasi panjang sekitar tiga hingga empat jam," kata dia.
Ia mengingatkan karena intensitas hujan yang tinggi maka berpotensi terjadi banjir dan kejenuhan tanah juga meningkat sehingga berpotensi longsor. (*)
Pewarta : Fathul Abdi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jadwal dan lokasi layanan SIM Keliling Kota Padang, hari ini Kamis (12/02/2026)
12 February 2026 4:26 WIB
Pemkot Padang dukung pelaksanaan berbagai kegiatan positif di masjid selama Ramadhan
11 February 2026 18:12 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB