Lubukbasung, Sumbar, (ANTARA) - Pembangunan jembatan penghubung Jorong Subarang Balingka dengan Pahambatan Nagari Balingka, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang hancur akiba banjir pada Sabtu (26/1), akan rampung dalam waktu tiga hari. "Kita berharap pembangunan jembatan ini akan rampung dalam waktu tiga hari ini," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Agam Bambang Warsito saat mengunjunggi lokasi, Jumat (22/2). Dia menambahkan, pembangunan jembatan ini dilakukan pada 30 Januari 2013 oleh Balai Besar Wilayah Lima Sungai Sumatera Dirjen Sumber Daya Air Kementerian Pekerja Umum Republik Indonesia dengan total dana Rp11 miliar. Dana Rp11 miliar ini dipergunakan untuk pembangunan jembatan, normalisasi sungai Balingka dan membangun pengaman sungai. "Proses pembangunan ini langsung dilakukan Balai Besar Wilayah Lima Sungai Sumatera Dirjen Sumber Daya Air Kementrian Republik Indonesia," tambahnya. Dengan rampungnya pembangunan jembatan ini maka dapat mempermudah masyarakat di Jorong Subarang Balingka dengan jumlah 200 kepala keluarga menuju Pahambatan maupun ke Bukittinggi, karena ini merupakan jembatan satu-satunya. Sebelumnya, tambah Bambang, jembatan ini putus akibat banjir melanda daerah tersebut pada Sabtu (26/1), sehingga menghambat akses lalulinta masyarakat. Selain jembatan ini putus, juga ada dua unit rumah hanyut dan empat sepeda motor dibawa arus Sungai Balingka. (**/ari/wij)


Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2024