Padang, (AntaraSumbar) - Kepolisian Resor (Polres) Kota Padang langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di tempat terjadinya kecelakaan bus Universitas Andalas (Unand) Padang, Jumat, sekitar Pukul 17.30 WIB.


         "Hingga pukul 21.00 WIB, kami masih melakukan pemeriksaan di lapangan sejak tadi bersama dengan personil Kepolisian Sektor (Polsek) Pauh," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Padang AKP Indra Sandy Purnama Sakti, di Padang, Jumat malam.


         Untuk tahap awal, tambahnya, pihak kepolisian telah memasang garis polisi untuk mengamankan lokasi kejadian.


         Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga tengah menyelesaikan proses evakuasi.


         "Untuk penumpang yang membutuhkan perawatan telah dievakuasi ke rumah sakit, sementara untuk evakuasi bus masih berlangsung," jelasnya.


         Ia menyebutkan, pihaknya belum dapat membuat kesimpulan dikarenakan penyelidikan atas insiden itu masih berlanjut.


         "Kami belum dapat memberikan kronologis seperti penyebab dan lain-lain, masih diselidiki. Kami tak bisa menduga-duga agar tak muncul kesimpang siuran informasi nantinya," katanya.


         Saat ditanyai informasi mengenai satu uni mobil minibus, yang sempat dihantam bus sebelum terguling, ia mengatakan masih dicari tahu.


         Pada bagian lain, insiden kecelakaan itu terjadi sekitar Pukul 17.30 WIB, saat bus kampus meluncur dari kampus Unand di Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang.


         Namun tepat di gerbang kampus Unand, bus dengan nomor polisi BA 1050 A itu kehilangan kendali dikarenakan rem blong.


         Bus tersebut terguling ke sisi kanan jalan setelah sebelumnya sempat menabrak satu unit mobil minibus.


         Insiden kecelakaan itu memakan satu korban jiwa yakni sopir Asril (58), yang sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil, karena kritis.  (*)


Pewarta : Fathul Abdi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026