Padang, (AntaraSumbar) - Kerajinan rotan asal Kota Padang, Sumatera Barat, diminati oleh konsumen dari berbagai daerah, mulai dari Batam, Jakarta, bahkan berasal negeri jiran Malaysia.
"Pembeli ada yang dari Kota padang, Malaysia, Batam dan Jakarta, ada yang membeli langsung dan ada yang memesan terlebih dahulu tergantung permintaan pelanggan," Asmidar, seorang pengrajin rotan di daerah Lubuk Begalung, Kota Padang, Kamis.
Ia mengungkapkan, sebagian pemesan ada yang memberikan uang muka dan ada juga yang membayar lunas.
Dari rotan tersebut, katanya, dirinya bisa membuat pelbagai macam kerajinan, mulai dari tempat tidur, kursi santai, pot bunga, ayunan, pembatas ruang tamu dan cendra mata setiap harinya.
Ia yang dibantu oleh empat orang pekerja, dua orang pekerja anyaman, satu orang tukang cat, dan satu orang lagi tukang amplas, bisa menyelesaikan tiga macam kerajinan tangan dalam sehari dengan harga yang bermacam-macam.
Harganya satu kursi santai yang bagus mencapai Rp500.000, pot bunga Rp100.000, pembatas ruang tamu Rp750.000 satunya, berbeda dengan harga pesanan dengan jumlah yang banyak.
Ia mengungkapkan, awal mula dibuka usahanya dia membuka dengan modal Rp500.000 saja sampai akhirnya usaha berkembang dan memiliki pelanggan yang banyak. Keahliannya sudah dilakukan dari tahun 2003, untuk mencukupi kehidupannya yang sederhana.
Asmidar ingin mengembangkan usaha menjadi lebih besar karna kurangnya biaya untuk menyewa tempat. (cpw21)