Padang Aro, (ANTARA) - Dinas Kesehatan Solok Selatan, Sumatera Barat, menemukan sebanyak 11 orang warga daerah itu mengidap infeksi menular seks (IMS).
Kepala Bidang Pengendalian Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2P-PL) Dinas Kesehatan Solok Selatan, Rossa Yulfiano, di Padang Aro, Kamis, menyebutkan, ditemukannya warga yang mengidap IMS ini setelah dilakukan surveilans petugas Puskesmas.
"Para penderita IMS enggan melapor dan memeriksakan diri, kita menemukan setelah dilakukan surveilans, yakni suatu kegiatan yang dilaksanakan secara terus menerus dan sistematik dalam bentuk pengumpulan data, analisis data, interpretasi data dan kunjungan ke rumah," sebut dia.
Dia menambahkan, dua dari ke 11 orang tersebut telah melakukan tes HIV di Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil, Padang dan hasilnya negatif.
Setelah dilakukan tes HIV, beberapa orang yang pernah melakukan hubungan badan dengan mereka juga meminta untuk diperiksa.
"Rencana minggu depan mereka bersedia akan kami bawa ke RSUP M Djamil Padang untuk menjalani tes HIV," ujar dia.
Dia mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan IMS jenis apa yang diderita mereka. "Tapi biasa jenis IMS yang sering menyerang biasanya gonore (kencing nanah), sifilis (raja singa) dan jengger ayam (kutil kelamin)," sebut dia.
Penyakit menular yang ini, sebut dia, berkaitan dengan moral. Sehingga dalam pencegahannya, Dinas Kesehatan setempat hanya melakukan sosialisasi melalui Puskesmas-puskesmas serta petugas kesehatan yang berada di nagari (desa adat), seperti bidan.
Dia meminta warga yang mengalami gejala IMS untuk memeriksakan diri ke Puskesmas untuk segera mendapatkan pengobatan. (*/jno)