Kemenhub targetkan uji kelaikan bus rampung H-7

id ramp check,uji kelaikan bus,bus pariwisata,dirjen perhubungan darat,kementerian perhubungan,lebaran 2019,arus mudik

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Jakarta (ANTARA) - Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menargetkan setidaknya 85 persen dari bus yang beroperasional dalam angkutan mudik Lebaran 2019 dapat selesai diuji kelaikan pada H-7 atau 29 Mei mendatang.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi saat ditemui di Kementerian Kominfo Jakarta, Senin, menyebutkan sedikitnya 51.000 bus dari wilayah DKI Jakarta yang mengajukan izin operasional saat Lebaran.

"Target saya sampai 85 persen. Yang di Jakarta saja yang mengajukan izin kepada saya sekitar 51.000 bus, lainnya antarkota antarprovinsi menjadi tanggung jawab daripada provinsi," kata Budi.

Adapun uji kelaikan jalan terhadap 51.000 bus tersebut termasuk golongan bus pariwisata. Uji kelaikan atau ramp check bertujuan menjamin keselamatan dan keamanan serta memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang memilih bus sebagai angkutan mudik.

Sejauh ini, Kementerian Perhubungan mendapat bantuan dari pihak kepolisian, Dinas Perhubungan tingkat provinsi dan kabupaten, termasuk dari perusahaan penyedia bus untuk melakukan uji kelaikan jalan ini.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan uji kelaikan pada bus telah dilakukan.

"Bahwa ramp check harus dilakukan karena banyak sekali bus-bus terutama bus pariwisata yang keadaannya sudah tidak sehat," kata Budi.

Sementara itu, uji kelaikan untuk kapal feri juga telah dilakukan sejak 20 hari lalu untuk memastikan keselamatan penumpang, mengingat Kementerian Perhubungan juga menyelenggarakan mudik gratis lewat kapal laut.

"Sejauh ini sudah berjalan sekitar 20 hari. Hasilnya, untuk semua kapal roro yang menjadi tanggung jawab saya, sudah selesai ramp check. Totalnya ada sekitar 270 kapal," kata Budi Setiyadi.

Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar