DWP Kementerian ESDM serahkan tiga ambulans pengungsi Palu

id ESDN,ESDM,KEMENTERIAN ESDM,Palu,Kota Pau

Penasehat DWP Kementerian ESDM Ratnawati Setiadi Jonan yang juga istri Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan memegang kunci) berfoto bersama Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said di depan salah satu ambulans bantuan DWP Kemementerian ESDM dan organisasi wanita sektor ESDM di halaman Kantor Wali Kota Palu, Selasa (14/5). (Antaranews Sulteng/Muh. Arsyandi)

Palu (ANTARA) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyerahkan bantuan berupa tiga unit ambulans kepada Pemerintah Kota Palu agar dapat digunakan untuk membantu penanganan para pengungsi korban gempa bumi

Penasehat DWP KESDM Ratnawati Setiadi Jonan yang juga istri dari Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan bantuan yang diserahkan di halaman Kantor Wali Kota Palu, Selasa tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian DWP KESDM kepada pengungsi korban bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di Kota Palu.

"Mudah-mudahan bantuan tiga ambulans yang kami berikan dapat dimanfaatkan oleh Pemkot Palu dan bermanfaat bagi korban bencana di Palu," katanya.

DWP Kementerian ESDM, katanya, memilih ambulans setelah berkonsultasi kepada Pemkot Palu perihal bentuk bantuan yang saat ini sangat dibutuhkan oleh pemerintah di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu dan korban bencana, terlebih pengungsi.

"Bantuan yang diberikan atas kerja sama organisasi wanita yang tergabung dalam DWP Kementerian ESDM dan organisasi wanita di sektor ESDM lainnya," ujar Ratnawati.

Sementara itu Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said atau Pasha mengaku sangat bersyukur atas bantuan tiga unit mobil ambulans tersebut.

'Kami sangat bersyukur karena Pemkot Palu menerima secara langsung dan mobil ambulansnya diantar langsung kemari,"ucapnya.

Pasha menjelaskan saat ini Pemkot Palu dan warga sangat membutuhkan ambulans untuk melayani warga dan pengungsi yang membutuhkan perawatan dan penanganan medis sesegera mungkin secara mobile mengingat banyak ruang perawatan dan ruang inap di rumah sakit terbesar di Kota Palu, yakni Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura hancur dan rusak akibat gempa.

"Kita tahu sendiri rumah sakit kita juga sedang sakit. Alhamdulillah ambulans ini tidak hanya untuk mengantar mayat saja tapi di dalamnya dilengkapi berbagai alat dan fasilitas perawatan untuk pasien. Pelayanan kesehatan secara mobile saat ini penting,"katanya.

Dengan adanya bantuan tiga ambulans dari DWP Kementerian ESDM tersebut, Pasha menyebut saat ini pemerintah memiliki 17 ambulans yang disiagakan di sejumlah puskesmas di Kota Palu. (*)

Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar