Kemenag: seluruh haji Banyumas telah tiba di Tanah Air

id Haji banyumas

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Banyumas menjemput jamaah haji kloter terakhir asal Banyumas. (dok. pribadi)

Purwokerto (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah menginformasikan bahwa seluruh haji asal Banyumas telah tiba di Tanah Air.

"Seluruh haji asal Banyumas telah tiba di Tanah Air, kloter terakhir asal Banyumas tiba Minggu petang (15/9) melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali, dan hari Senin ini sudah tiba di Banyumas," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Imam Hidayat melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Banyumas, Purwanto Hendro Puspito, di Purwokerto, Banyumas, Senin.

Dengan demikian, kata dia, seluruh proses penjemputan jamaah haji asal wilayah Banyumas oleh panitia penyelenggara ibadah haji daerah telah tuntas.

Dia juga menjelaskan bahwa jamaah haji asal Banyumas yang tergabung dalam kloter 67, 68 dan juga 69 telah mendarat pada tanggal 7 September 2019.

Setelah itu, kata dia, jamaah haji yang tergabung dalam kloter 70 mendarat pada tanggal 8 September 2019.

"Sementara itu jamaah haji yang tergabung dalam kloter 96 mendarat semalam tanggal 15 September 2019 dan merupakan rombongan yang terakhir asal Banyumas," katanya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah terus memantau kesehatan jamaah haji asal wilayah setempat hingga 14 hari sejak kedatangan di tanah air.

Baca juga: Kesehatan jamaah haji terus dipantau Dinas Kesehatan Banyumas

Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten banyumas, Sadiyanto melalui Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr. Novita Sabjan mengatakan, secara teknis pemantauan kesehatan dilakukan oleh tim dari puskesmas yang ada di wilayah masing-masing.

Kendati demikian, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya jamaah haji yang sakit.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas mengimbau kepada seluruh jamaah haji untuk melapor kepada petugas kesehatan jika memiliki keluhan demam, gejala infeksi saluran napas akut yang disertai dengan sesak nafas.

Tujuan pemantauan kondisi kesehatan jamaah haji secara umum dan secara khusus adalah untuk mewaspadai penyakit MERS-CoV atau virus corona, meningitis serta penyakit lainnya.

Baca juga: Jamaah haji asal Banyumas meninggal sudah tiga orang


Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar