Keterbatasan biaya acap kali menjadi dinding tebal yang menghalangi masyarakat kelas bawah untuk mengakses layanan kesehatan yang layak. Realita pahit ini sempat dialami Darmawati, warga Nagari Tigo Koto Aur Malintang Selatan yang harus bertaruh dengan penyakit katastropik yang dideritanya tanpa jaminan kesehatan dari pemerintah. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Nagari bersama BPJS Kesehatan menggandeng para perantau Minang lewat program "Badoncek Perantau Minang" agar mereka yang memiliki keterbatasan tetap terlindungi jaminan kesehatan tanpa khawatir dengan biaya. (Antara/Fandi Yogari)