Satu calon haji NTB meninggal di Madinah

id Jemaah Haji Meninggal,NTB,Kanwil Kemenag NTB,JCH,Madinah,Arab Saudi

Sejumlah jemaah haji Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjalani tes kesehatan oleh Tim Kesehatan di Asrama Haji NTB di Kota Mataram, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, Makkah, Arab Saudi. (ANTARA/Nur Imansyah/dok).

Mataram (ANTARA) - Satu orang  calon haji dari Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat atas nama Rabiun bin Daliman (53) meninggal di Madinah, Arab Saudi.

Kepala Seksi Informasi Haji Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama NTB Srilatifa, mengatakan Rabiun bin Daliman merupakan calon haji kloter 6 dari Desa Selaparang, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur.

"Rabiun bin Daliman meninggal di Rumah Sakit Al Ansor, Madinah karena menderita sakit jantung pada Kamis (18/7) pukul 10.45 waktu Arab Saudi," ujarnya di Mataram, Selasa.

Ia menjelaskan, selain satu orang calon haji yang meninggal dunia, enam orang calon haji NTB kini tengah dirawat di Arab Saudi. Mereka di antaranya Pelitawati Binti H Sahirul (50) kloter 1 berasal dari Kabupaten Lombok Timur di rawat di Rumah Sakit Al Noer, Makkah.

Selanjutnya, Rukajah Binti M Saleh (69) kloter 8 berasal dari Kota Bima di rawat di Rumah Sakit Uhud, Madinah. Sirojudin Bin Hasan (79) kloter 2 berasal dari Kabupaten Lombok Tengah di rawat di Rumah Sakit King Faisal (Syisha) Makkah.

Kemudian, Icah Binti Papuk Jum (87) kloter 4 berasal dari Kabupaten Lombok Barat saat ini di rawat di Rumah Sakit King Faisal (Syisha) Makkah. Mahsun Bin And Hamid (77) kloter 4 dari Kabupaten Lombok Barat di rawat di Rumah Sakit King Abdul Aziz (Al Zahir) Makkah dan A Ripa'ah Bin Aq Kalsum (65) kloter 1 berasal dari Kabupaten Lombok Timur di rawat di Rumah Sakit King Fahad, Madinah.

"Mereka yang dirawat ini ada yang memang penyakit bawaan, seperti paru-paru, asma, serangan jantung, dan kencing manis atau diabetes mellitus dan sudah memakai insulin," katanya.

Baca juga: Seorang jamaah haji NTB meninggal di Makkah
Baca juga: Kloter pertama JCH NTB diberangkatkan
 

Pewarta : Nur Imansyah
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar