Gubernur Sulsel yakini "michi no eki" jawab persoalan petani

id Antara Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah bersama rombongan Jepang meninjau rest area yang menyediakan berbagai hasil petani di Bantaeng, Selasa (21/5).ANTARA FOTO/HO/Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menilai kehadiran "michi no eki" atau supermarket ala Jepang akan menjawab persoalan yang selama ini menjadi keluhan para petani di daerah tersebut.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengatakan, kerja sama dengan pihak Jepang untuk membangun supermarket michi no eki ini akan membantu kesulitan masyarakat petani di Sulsel pada umumnya dan masyarakat Bantaeng pada khususnya.

"Kita akan menjawab persoalan-persoalan para petani. Makanya hari ini hadir dari Kementerian Infrastruktur Jepang dan akan serius mendorong pembangunan michi no eki ini," katanya, saat bersama rombongan Jepang meninjau lokasi di Kabupaten Bantaeng, Selasa.

Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu menjelaskan dengan adanya supermarket ini akan menjadi jembatan bagi masyarakat petani untuk menyalurkan semua hasil pertaniannya.

"Ini adalah jembatannya, kita berharap kita bisa memperbaiki semua produk kita," kata Gubernur yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Menurut Gubernur, pembangunan supermarket ini akan ikut mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Jepang biasanya membangun SDMnya dulu baru yang lainnya. Dari Bantaeng kita bangun michi no eki untuk mengikuti pola kerja dari Jepang," jelasnya.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, pihak Jepang akan mengajak perwakilan dari Sulawesi Selatan untuk melihat secara langsung bagaimana michi no eki yang ada di Jepang.

"Kita akan diundang untuk melihat bagaimana michi no eki yang ada di Jepang," bebernya.

Bupati Bantaeng Ilham Azikin mengaku, rest area yang menjadi lokasi pembangunan supermarket michi no eki adalah sebuah kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Bantaeng.

Ilham mengatakan, pihaknya senantiasa berharap bimbingan dan arahan mengenai keberadaan supermarket tersebut untuk memberikan contoh produk dan hasil pertanian di daerah lain.

"Rest area dan supermarket yang menjadi titik kumpul semua orang, itu senantiasa bagi kami di masyarakat Kabupaten Bantaeng. Sekali lagi kami memohon arahan dan bimbingan dari bapak Gubernur Sulsel. Terimakasih banyak atas kehadiran dan sediaannya untuk hadir di rest area," jelas mantan Ketua KNPI Sulsel itu.

Baca juga: Gubernur yakini Sulsel menjadi lumbung daging tahun 2021

Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar